Si Kecil Terlalu Aktif Bisa Jadi Tanda ADHD: Bagaimana Mendeteksi Anak ADHD?

  • Whatsapp
Anak terlalu hiperaktif waspadai tanda ADHD. (Foto: Unsplash/Ajubaphoto)
.

Bagaimana mendeteksi anak ADHD? Merupakan salah satu pertanyaan yang kerap ditanyakan oleh para orang tua ketika anaknya terlalu hiperaktif. Dalam suatu kondisi anak terlihat aktif merupakan sesuatu yang wajar namun jika terlalu berlebihan, bunda harus waspada.

Anak ADHD membutuhkan sejumlah penanganan karena bisa mempersulit dirinya untuk berinteraksi, sulit memahami materi pelajaran dan terkadang dianggap sebagai anak nakal. Jika kondisi ini tidak mau menimpa anak kesayangan Anda, wajib bagi orang tua untuk segera mendeteksinya, kira-kira bagaimana caranya? Mari temukan cara penanganannya di sini.

Baca juga ..!

Apa itu Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)?

ADHD adalah suatu kondisi adanya gangguan pada perkembangan saraf anak. Yang mana kondisi ini bisa berlangsung hingga dewasa. Anak ADHD biasanya cenderung mencari perhatian, melakukan segala sesuatu secara impulsif atau tanpa mengetahui dampaknya. Akibatnya mereka akan kesulitan bersosialisasi dan merasa rendah diri.

Anak Terlalu Aktif, Bagaimana Mendeteksi Anak ADHD?

Mendeteksi anak ADHD bisa dikatakan penting, jangan sampai anak mengalami perlakuan diskriminasi dari lingkungan sekitarnya. Semakin cepat Anda mendeteksinya maka proses penyembuhannya pun bisa lebih cepat. Berikut cara untuk mendeteksinya:

1.  Inatensi

Inatensi yaitu suatu kondisi ketika anak mengalami gangguan konsentrasi sehingga perhatiannya jadi teralihkan. Kondisi seperti ini bisa mengganggu perkembangannya baik dari aspek sosial maupun pribadi. Beberapa tandanya seperti anak kerap tidak mengikuti perintah, sering melamun, tidak menyimak dan sering lupa.

2.  Impulsif

Impulsif yaitu suatu kondisi ketika anak bertindak tanpa memikirkan akibat dari perbuatannya. Perilakunya bisa merugikan dirinya sendiri sehingga perlu segera dideteksi. Beberapa perbedaan yang terjadi bisa Anda deteksi ketika anak sering berlari tanpa melihat sekitarnya, sering terlibat masalah dan menjawab pertanyaan sebelum selesai.

3.  Hiperaktif

Cara mendeteksi selanjutnya ialah jika anak terlihat hiperaktif tanpa melihat waktu, situasi dan suasana di sekitarnya. Biasanya tanda hiperaktif sulit untuk dikendalikan dan beberapa tanda lainnya bisa dilihat ketika anak sering gelisah, diam, selalu bergerak, tidak dapat bermain dan terlalu banyak bicara. Akibatnya anak tidak memiliki hubungan baik dengan orang lain dan mudah mengalami cedera.