Memasuki Idul Adha, inilah Niat dan Keutamaan Puasa Sunnah Ayyamul Bidh

  • Whatsapp
Memasuki Idul Adha, inilah Niat dan Keutamaan Puasa Sunnah Ayyamul Bidh. (Foto: ibnjafar).
.

Keutamaan puasa sunnah ayyamul bidh seperti halnya puasa satu tahun penuh. Namun untuk menjalankan puasa sunnah ini, Anda perlu mengetahui niatnya terlebih dahulu agar puasa yang kita jalankan menjadi sah. Bagaimana niat puasa ayyamul bidh dan keutamaannya? Mari cari tahu di sini.

Apa itu Puasa Ayyamul Bidh?

Puasa ayyamul bidh biasanya dikerjakan setiap pertengahan bulan yang mana mengacu pada kalender qomariah yaitu tanggal 13, 14 dan 15 hijriah kecuali tanggal 13 dzulhijjah. Puasa ayyamul bidh dikenal juga sebagai puasa putih yang mana bulan tampak terang benderang menuju purnama dan menyerupai warna putih.

Baca juga ..!

Niat Puasa Sunnah Ayyamul Bidh dan Dalilnya

Niat puasa sunnah ayyamul bidh boleh dibaca setiap pagi hari atau setelah terbitnya fajar, bisa diucapkan di dalam hati maupun secara lisan, asalkan belum makan maupun minum. Adapun niatnya yaitu sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Dalam latin dibaca: Nawaitu Sauma Ayyami Bidh Sunnatan Lillahi Ta’ala.

Yang mana artinya saya niat puasa sunah ayyamul bidh karena Allah ta’ala.

Adapun dalil puasa ayyamul bidh yang mana diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dalam HR. Bukhari no. 1178 sebagai berikut:

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

Yang mana Rasulullah SAW mewariskan kepadanya 3 nasihat yang tidak ditinggalkannya hingga mati yaitu berpuasa 3 hari setiap bulannya, melaksanakan shalat dhuha dan melaksanakan shalat witir sebelum tidur.

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh