Apa Saja Rangkaian Pelaksanaan Ibadah Haji 2022? Temukan Jawabannya di sini

  • Whatsapp
Pelaksanaan ibadah haji 2022 melewati beberapa rangkaian, simak ulasannya di sini. (Foto: Unsplash/Anton Purba Harteja).
.

Rangkaian pelaksanaan ibadah haji 2022 akan memasuki puncakna ketika berada di arafah untuk melaksanakan wukuf. Rangkaian ibadah haji dan beberapa rukunnya peru jamaah lewati hingga akhir.

Ibadah haji termasuk salah satu ibadah yang terbilang penting bagi umat islam karena merupakan perjalanan spiritual menuju rumah Allah. Selain itu, ibadah haji termasuk ke dalam salah satu rukun islam dan diwajibkan bagi seluruh umat islam yang telah memenuhi syarat, salah satunya mampu. Kira-kira apa saja rangkaiannya?

Baca juga ..!

Apa Saja Rukun Ibadah Haji?

Sebelum membahas rangkaian pelaksanaan ibadah haji 2022, kita harus mengetahui apa saja rukun ibadah haji yang perlu dilakukan. Berikut rukun ibadah haji, di antaranya:

1.  Ihram

Rukun ibadah haji yang pertama yaitu ihram, artinya dalam keadaan suci. Rukun haji yang pertama ini dimulai dengan membaca niat, memakai pakaian ihram sebagai penutup aurat dan menjaga kebersihan. Pakaian ihram bagi laki-laki yaitu 2 lebar kain yang dipakai dengan cara diikat dibagian bawah lalu diselempangkan ke badan. Adapun bagi perempuan cukup pakaian biasa asal tidak menutup muka dan telapak tangan.

2.  Wukuf di Padang Arafah

Wukuf di padang Arafah merupakan rukun haji selanjutnya yang dimulai dari proses pelaksanaan ibadah haji dimana semua Jemaah berkumpul di padang arafah untuk melaksanakan ibadah secara optimal. Untuk waktunya sendiri dimulai dari tergelincirnya matahari (waktu dzuhur) tanggal 9 Dzulhijah hingga terbitnya fajar pada tanggal 10 Dzulhijah.

3.  Thawaf Ifadhah

Rukun haji selanjutnya ialah thawaf ifadhah yang mana dilakukan setelah melakukan ihram dan wukuf di Arafah. Thawaf sendiri diartikan sebagai ritual mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali putaran dan dikerjakan setelah jamaah haji berada di Mina untuk melempar jumrah lalu kembali ke Mekkah.

4.  Sa’i

Sa’I merupakan rukun haji selanjutnya yaitu berjalan kaki atau lari-lari kecil sebanyak tujuh kali putaran dan dilakukan bulak balik dari shafa ke Marwah. Bagi Jamaah haji yang sakit bisa melakukannya dengan menggunakan kursi roda atau alat bantu yang disediakan oleh pihak Masjidil Haram. Ketika melintasi bukit Shafa dan Marwah, jamaah haji laki-laki disunahkan untuk lari-lari kecil dan bagi wanita di sunnahkan berjalan cepat.