Segera, Samsung Pay Akan Meluncur di Idonesia

Segera, Samsung Pay Akan Meluncur di Idonesia
Nusantarapost.com Layanan pembayaran seluler berbasis online yaitu Samsung Pay dalam waktu dekat direncanakan akan menjajah Indonesia. Layanan tersebut dalam waktu dekat telah hadir dalam genggaman seluruh pengguna samsung di berbagai belahan dunia, dimana termasuk didalamnya adalah Amerika Serikat. Di Asia, sistem layanan pembayaran tanpa dompet tersebut telah tersedia di Korea Selatan, Cina, dan Singapura.

Tidak dapat dipungkiri memang bahwa sistem pembayaran tanpa dompet bagi para pengguna Samsung semakin meningkat. Kelihatannya, persebaran penggunaan Samsung di Asis juga akan mengalami kenaikan secara signifikan.

Mengikuti Singapura yang ada di Kawasan Asia Tenggara, Indonesia juga akan kebagian peluncuran Samsung Pay selanjutnya dalam waktu dekat ini, tentu kabar tersebut merupakan kabar bahagia terutama bagi para pecinta produk Samsung.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh pihak perusahaan Samsung Electronics Indonesia IT lewat Direktur Marketing Mobile Vebbyna Kaunang. Vebbyba juga tidak bisa memberikan konfirmasi tanggal pasti mengenai kapan peluncuran Samsung Pay di negara berpenduduk sebanyak 250 juta orang tersebut.

“Berdasarkan perkembangan sejauh ini, kita belum bisa pastikan kapan Samsung Pay akan segera hadir di Indonesia. Namun, jika sudah tersedia, kita akan umumkan dan gunakan,” ujar Vebbyna, dikutip GSM Arena, Senin (29/8).

Tak lupa Vebbyna juga mengungkapkan apabila sistem pembayaran tanpa menggunakan dompet milik Samsung ini sudah dalam rencana peluncuran ke Indonesia dalam waktu dekat.

“Melihat perkembangannya, kami masih belum bisa memberikan konfirmasi kapan akan diluncurkan di Indonesia. Tapi sejauh yang kami tahu, Samsung Pay akan hadir di Indonesia,” terang Vebbyana sembari menambahkan bahwa rencana ini telah masuk ke dalam agenda Samsung Indonesia.

Menurut penjelasan Vebbyna, pihaknya harus menjalani kerjasama dengan beberapa pihak. Seperti perusahaan kartu kredit, perbankan, pemerintah, dan bahkan para pedagang. Kesiapan para pedagang juga dibutuhkan untuk menerapkan layanan pembayaran mobile ini.

“Jadi memang cukup banyak langkah-nya dan kolaborasi yang memang semua orang harus mau untuk implementasikan itu,” lanjut Vebbyna.

Dilansir dari laman Android Authority pada 23 Agustus 2016 lalu diketahui bahwa sampai sekarang layanan pembayaran milik Samsung ini telah memproses sebanyak 100 juta transaksi. Sementara itu, di negara asalnya Korsel, Samsung Pay telah memproses transaksi senilai 2 triliun won.

Layanan ini sedikitnya telah memfasilitasi lebih dari 440 bank di seluruh dunia dan 25 persen diantaranya dilakukan melalui daring. Dompet digital ini sudah memiliki lebih dari empat juta anggota di AS dan Korsel.

Share.