Google Akan Membuat Smartphone Sendiri Untuk Saingi Apple

Google Akan Membuat Smartphone Sendiri Untuk Saingi Apple
Nusantarapost.comĀ Perusahaan raksasa teknologi Google rupanya belum merasa puas dengan berbagai teknologi yang diciptakannya. Untuk kembali menguasai pasar smartphone kini Google diberitakan akan membuat smartphone mereka sendiri. Dengan adanya berita tersebut akan menjadi kekuatan kontrol Google pada sistem operasi Android yang dibuatnya selama ini.

Apabila Google membuat hardware untuk sistem Operasi Androidnya sendiri, maka smatphone buatan Google ini juga bisa disebut-sebut sebagai psaing berat secara langsung produk iPhone ciptaan Apple.

Saat ini, Google sedang melakukan diskusi dengan operator mobile untuk dapat meluncurkan ponsel dengan merek Google. Dengan adanya ini, maka akan membuat Google masuk dalam ranah pasar hardware, seperti yang diugkanpkan oleh beberapa narasumber berdasarkan laporan The Telegraph.

Untuk sekarang ini, Google sendiri telah membuat sistem operasi Android yang digunakan pada 80 persen smartphone yang telah dipasarkan di seluruh dunia. Untuk memperlancar aksinya, Google pun juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa teman teknologinya seperti Huawei dan LG untuk membuat jajaran smartphone Nexus.

Akan tetapi, berbeda dengan Apple, Google justru tidak ikut campur dalam hal manufaktur smartphone dan hanya memberikan titik fokus untuk dapat mengembangkan Android saja.

Disebutkan oleh seorang narasumber senior bahwa perangkat garapan Google ini akan segera diluncurkan pada akhir tahun 2016 ini. Dalam proses pembuatan perangkat tersebut, Google pun akan membuat mulai dari segi desainnya, bertanggung jawab penuh atas manufaktur dan software atau perangkat lunak yang ada pada smartphone terbarunya ini.

Walau pada dasarnya, Android cukup sukses menguasai pasar smartphone yang bertengker di pasaran saat ini, Apple masih tetap mendominasi pasar smartphone kelas atas. Perusahaan ponsel biasanya melakukan kustomisasi sendiri pada Android mereka. Hal inilah yang membuat Google sedikit sulit untuk dapat menjamin konsistensi Android di pasar smartphone.

Kadang kala, pengguna Android harus setia menunggu hingga berbulan-bulan lamanya sebelum mereka mendapatkan update terbaru. Beberapa vendor bahkan menggantikan layanan internet yang disediakan oleh Google.

Dengan membuat smartphone miliknya sendiri, Google tidak hanya dapat mengendalikan software dari smartphone tersebut, tapi juga memastikan bahwa layanan dari Google seperti search engine dan aplikasi Google Play Store akan tersedia di perangkat itu.

“Mereka khawatir Android mulai terpecah belah. Mereka merasa, Android seharusnya dapat menjadi platform yang lebih dapat dikendalikan,” kata seorang analis CCS Insight, Ben Wood. “Saya rasa mereka ingin dapat mengontrol Android, sama seperti yang dilakukan oleh Apple.”

Share.