Samsung Dikabarkan Tidak Akan Produksi Smartwatch Android Wear Lagi

309
Nusantarapost.com Kiprah Samsung dalam dunia teknologi memang sudah tidak bisa diragukan lagi, berbagai produk buatannya laris manis dipasaran, bahkan untuk penjualan smartphone pada semester pertama tahun 2016 ini Samsung meraih penjualan paling banyak diseluruh dunia. Produk dari Samsung tak hanya smartphone saja, Samsung juga membuat smartwatch atau jam tangan pintar yang disebut-sebut berbasis OS Android Wear.

Lihat Juga : Inilah Samsung Galaxy C5, Usung Desain Mirip iPhone 6

Dikabarkan bahwa smartwatch tersebut akan dirilis pada tahun 2016 ini. Sebenarnya, rumor mengenai perilisan jam tangan pintar milik Samsung tersebut kurang masuk akal, pasalnya Samsung memiliki portofoio yang cukup pangjang dalam membuat produk smartphone, tablet dan perangkat pintar lainnya. Terlebih lagi disini posisi perusahaan berasal dari Korea Selatan tersebut adalah salah satu perusahaan raksasa teknologi.

Akan tetapi, kini pihak Samsung pun melontarkan bantahan terkait rumor tersebut. Seorang eksekutif Samsung telah memberikan penegasan apabila pihaknya sudah tidak lagi akan merilis smartwatch berbasis OS Android Wear, paling tidak untuk saat ini.

Diketahui sebelumnya pada acara tahunan yang digelar oleh Google bertajuk Google I/O pada beberapa waktu yang lalu, diketahui bahwa Samsung sempat meluncurkan sebuah Gear Live, yang merupakan jam tangan pintar pertama garapnnya dengan basis sistem operasi Android Wear. Sejak saat itulah, Samsung telah secara resmi beralih ke platform Tizen, OS buatannya sendiri untuk semua smartwatch yang mereka rilis dikemudian hari.

Kemudian, pada tahun 2015 kemarin, perusahaan ternama ini bahkan tengah dikabarkan akan menghentikan dukungan untuk jam tangan pintar Gear Live buatannya.

Disebutkan oleh Samsung bahwa salah satu alasan mereka melakukan pemberhentian untuk pembuatan smartwatch yang berbasis OS Android Wear tersebut merupakan sebuah upaya dan dukungan untuk OS Android Wear, pasalnya telah adanya sebuah fakta baru bahwa Tizen OS buatan Samsung ini jauh lebih efisien di bterai ketimbang OS Android Wear yang digunakan pada smartwatchnya.

Akan tetapi, tentu saja bukan suatu perjuangan yang ringan untuk sebuah perusahaan berasal dari Korea Selatan ini saat harus menjauh dari OS Android Wear, hal itu dikarenakan beberapa kompetitor teknologi lainnya tentu juga akan fokus dalam mengembangkan Android Wear, dimana tak menutup kemungkinan pula mereka akan menemukan formula yang lebih baik lagi untuk menandingi produk Samsung tersebut. Terlebih lagi kedepannya pun Samsung akan berhadapan pula dengan Apple Watch OS.

Saat ini Samsung telah menggunakan OS Tizen sebagai standar sistem operasi pada produk miliknya, mulai dari TV, lemari es, dan juga smartphone. Dan perangkat yang akan tetap menggunakan OS ini adalah perangkat smartwatch di masa yang akan datang.

Share.