Akhirnya, Opera VPN Kini Meluncur di Smartphone Android

Akhirnya, Opera VPN Kini Meluncur di Smartphone Android
Nusantarapost.com Usai meluncur untuk platform berbasis iOS pada beberapa waktu kemarin, kini akhirnya secara resmi Opera VPN meluncur untuk platform Android. Saat ini, pengguna smartphone Android atau gadget lain dengan platform si robot hijau tersebut sudah dapat menikmati layanan yang dibesut oleh perusahaan asal Norwegia tersebut.

Nantinya pengguna dapat memanfaatkan Opera VPN ini secara cuma-cuma atau bisa dibilang gratis, tanpa harus ada batasan trafik dan tidak harus berlangganan.

Lalu apa sebenarnya kelebihan yang dimiliki oleh layanan VPN seperti pada Opera VPN ini? Aplikasi layanan tersebut memiliki keunggulan itama yang sama seperti pada layanan VPN lainya. Yaitu dapat memberikan kemungkinan penggunanya membuka situs-situs yang telah diblokir oleh pemerintah setempat. Setelah itu, layanan tersebut juga dapat memungkinkan privasi bagi penggunanya.

Hal tersebut memang terlihat pada saat Opera VPN diaktifkan, maka secara otomatis cookies yang dipakai untuk melakukan pelacakan iklan tidak akan bekerja.

Sehingga dengan begitu maka privasi pengguna akan menjadi lebih terjaga lagi dari pelacakan para pengiklan. Layanan VPN ini biasanya dilakukan dengan cara berbayar. Akan tetapi, untuk layanan Opera VPN sama sekali tidak. Pengguna bisa memakainya secara cuma-cuma.

“Apakah jaringan Wi-Fi publik atau swasta, jika itu dienkripsi, berapa banyak perangkat lain berbagi koneksi yang sama, jika alamat IP dan lokasi yang terkena, dan jika orang lain bisa memantau atau mengendus detail perangkat Anda.”

“Hal yang sama berlaku untuk situs video streaming. Dengan aplikasi baru Opera VPN, kami membantu orang untuk mendobrak hambatan dari web dan menikmati internet seperti yang seharusnya,” kata Chris Houston, Presiden Surfeasy, divisi VPN Opera.

Sama halnya seperti yang berlaku pada versi iOS, Opera VPN ini juga telah menyediakan lima lokasi virtual, yang diantaranya terdiri dari Amerika Serikat, Kanada. Singapura, Jerman, dan Belanda. Secara default, aplikasi akan memilih lokasi yang paing dekat.

Akan tetapi, pengguna nantinya dapat dengan mudah mengganti lokasi virtual yang ada di layanan Opera VPN ini dengan lokasi virtual yang mereka kehendaki.

Diharapkan nantinya, meskipun pengguna dengan leluasa dapat membuka situs-situs yang telah diblokir atau dilarang oleh pemerintah setempat, namun layanan ini tidak digunakan untuk hal yang tidak seronoh. Atau bukan untuk kebaikan misalnya. Apalagi sifatnya bersifat privasi, jadi harus benar-benar memanfaatkannya dengan baik.

Share.