Inovasi Baru, Google Ingin Pengguna Android Lupakan Pemakaian Password

304
Nusantarapost.com Inovasi baru kini datang dari perusahaan teknologi raksasa bernama Google, ya siapa yang tak kenal dengan perusahaan mesin penjelajah dunia internet ini? Saat ini sepertinya Google ingin membuat para pengguna Android melupakan password, dimana kadang-kadang memang bisa membuat sedikit masalah. Pernyataan tersebut ditunjukkan oleh Google yang kini terbukti telah memperkenalkan ulang Project Abacus, project terbaru garapannya.

Lihat Juga : Apple Optimis Produksi Produk iPhone 7 Sebanyak 72-78 Juta Unit

Mungkin banyak timbul pertanyaan mengenai apa sebenarnya Project Abacus tersebut? Project Abacus ini merupakan sebuah inovasi yang membuat pengguna Android bisa log in atau masuk ke berbagai aplikasi tanpa memakai password.

“Kita sama-sama memiliki ponsel yang dibekali dengan banyak sensor. Jadi kenapa tidak membuat ponsel tersebut mengenali pemiliknya sehingga kita tidak perlu memakai password?” ujar Daniel Kaufman, kepala divisi Advanced Technology and Projects (ATAP), di konferensi Google I/O 2016 beberapa waktu lalu.

Selama ini, ATAP sendiri dikenal sebagai divisi yang bertanggung jawab terhadap pengembangan Project Abacus tersebut.

Membahas lebih detilnya, ternyata walau disebut tanpa password, sebenarnya masih tetap ada sistem pengamanan yang dibekali di ponsel.

Diketahui bahwa sistem pengamanan ini dapat bekerja dengan memanfaatkan sensor yang ada. Nantinya dia akan membaca beberapa pola dan sinyal. Contohnya saja untuk mengenali pola pengetikan, cara berjalan, lokasi pengguna secara real time, dan berbagai variabel lain. Pola-pola seperti itulah yang akan digunakan sebagai password.

Contoh simpelnya adalah sebagaimana dilansir dari TechCrunch, Rabu (25/5/2016), Anda dapat membayangkan fitur Smart Lock yang saat ini sudah dipakai oleh Android 5.0 dan versi lain di atasnya.

Nantinya, smart Lock merekam lokasi yang Anda tandai via Bluetooth sebagai wilayah aman. Saat fitur tersebut membaca bahwa ponsel berada di lokasi aman, maka kunci sistem akan otomatis terbuka.

Jadi, nantinya proyek Abacus ini bekerja dengan cara yang mirip namun lebih canggih. Abacus berjalan secara tersembunyi dan mengumpulkan segala informasi mengenai Anda untuk membuat Trust Score, kunci pembuka aplikasi atau ponsel.

Perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat tersebut juga merancang agar Trust Score memiliki tingkatan. Tingkatan paling rendah akan disematkan sebagai kunci untuk mengunci aplikasi game dan sejenisnya, sedangkan tingkatan paling tinggi dibutuhkan untuk mengunci aplikasi perbankan.

Hingga saat ini masih belum jelas waktu kapan yang ditentukan oleh Google akan mengaplikasikan Project Abacus. Jika berjalan sesuai rencana developer sudah bisa mencobanya akhir tahun ini.

Share.