Pemain Sudah Bosan, Pokemon GO Perlahan Mulai Ditinggalkan

Pemain Sudah Bosan, Pokemon GO Perlahan Mulai Ditinggalkan
Nusantarapost.com Pokemon GO merupakan salah satu game smartphone yang sukses dalam menarik minat banyak pengguna smartphone Android dan iOS. Game ini sebelumnya cukup fenomenal diperbincangkan.

Namun, kini demam dan tren histeria tentang Pokemon GO perlahan sudah mulai berkurang. Sepertinya kini pemain sudah bosan menggunakan Pokemon GO.

Game yang mengandalkan konsep Virtual Reality yang menggunakan smartphone tersebut saat ini sudah mulai ditinggalkan dan sudah tak lagi seheboh seperti dulu kala saat pertama kali dirilis.

Hal tersebut seperti apa yang telah dilaporkan oleh berbagai perusahaan aplikasi dan intelijen pasar yang mengungkapkan bahwa Pokemon GO saat ini sudah mulai memudar.

Diketahui bahwa pada puncaknya, Pokemon GO diperkirakan mencapai lebih dari 40 juta pengguna aktif tiap harinya. Dengan begitu maka Pokemon GO meminjam pengguna aktif dan sebagia besar waktu penggunaan ponsel dari sejumlah aplikasi tersebut seperti Facebook, Instagram, Twitter dan Snapchat.

Akan tetapi kini data terakhir mengungkapkan bahwa game Pokemon GO kini sudah mulai kehilangan angka kejayaannya tersebut.

Berdasarkan laporan yang dilansir dari Phone Arena, mengutip analis dari Sensor Tower, Appotpia dan Survey Monkey yang menyebutkan apabila game realitas tertambah tersebut saat ini sudah mulai kehilangan pengunduh harian, pengguna aktif dan waktu penggunaan aplikasi.

Berdasarkan grafik yang bersumber dari laporan tersebut diketahui bahwa meskipun telah diunduh sebanyak 75 juta kali, namun rupanya Pokemon GO hanya memiliki sejumlah pemain tetap sebanyak 25 juta pemain.

Karenanya, bila terjadi penurunan itu mungkin disebabkan oleh hengkangnya gamer Pokemon Go yang penasaran dan hanya ingin ikut-ikutan. Pokemon Go sudah memiliki basis gamer yang cukup luas, oleh sebab itu penurunan tidak terjadi dengan cepat.

Menurut penelitian ini, mengungkapkan apabila penurunan yang terjadi pada permainan Game Pokemon GO tersebut karena ada beberapa pemain yang mengalami masalah kesulitan untuk naik level, terlebih naik dari level 15 ke 16 yang mana menangkap serta bertarung dengan Pokemon bukanlah hal yang tidak mudah.

Namun, walaupun keadaannya seperti ini, rupanya sang pengembang game Niantic, belum mengkhawatirkan soal ini karena aplikasi Pokemon GO masih “hits” di beberapa negara dan jumlahnya masih mengesankan, terutama sebagai produk baru.

Tak hanya itu, meskipun menurun, rupanya dilihat dari Google Trends, Pokemon GO ini cukup berhasil membuat teknologi yang dikenal dengan nama Augmented Reality menjadi pencarian tertinggi.

Share.