Goolge Patenkan Kap Mobil “Lengket” Untuk Selamatkan Pejalan Kaki

285

Sumber : Google

Nusantarapost.com Sederetan inovasi baru diluncurkan oleh Google pada acara Google I/O yang berlangsung beberapa hari yang lalu. Bila kita mengikuti beritanya, beberapa pekan ini Google memang tengah sibuk untuk mematenkan berbagai produk inovasi terbaru miliknya, seperti yang saat ini dilakukan oleh Google yaitu mematenkan sebuah kap mobil lengket, yang mana dilakukan Google untuk lebih meminimalisir cidera kecelakaan.

Teknologi baru yang dipatenkan oleh raksasa perusahaan terkemuka ini bisa menyelamatkan si pejalan kaki ketika tejadi tabrakan dengan sebuah mobil yang sudah memiliki kap mobil lengket versi Google. Dengan adanya teknologi ini, maka alih-alih terpental justru pejalan kaki akan melekat di bodi mobil ketika mengalami tabrakan.

Hak paten tersebut dilakukan oleh Google pada Kamis, 19 Mei 2016 kemarin, pematenan ini dinilai sebagai sebuah upaya dari Google untuk dapat membuat mobil nirawaknya lebih aman dan ramah terlebih bagi seorang pejalan kaki.

Teknologi baru yang diperkenalkan oleh Google sendiri ini telah meliputi lapisan perekat super kuat yang akan dipasangkan pada bagian bodi mobil, mulai dari sisi kap, moncong mobil, dan juga kedua sisi mobil. Lapisan unik yang dibuat Google tersebut apabila terkena benturan kuat akan pecah dan dapat mengeluarkan carian lem yang dapat mengikat benda bahkan manusia yang saat itu ditabrak oleh mobil ini.

“Dalam tabrakan dengan pejalan kaki, lapisan itu pecah dan membuka permukaan yang lengket,” demikian keterangan dalam dokumen tersebut.

“Permukaan yang lengket akan mengikat pejalan kaki ke bodi kendaraan, sehingga pejalan kaki akan tetap menempel hingga kendaraan berhenti dan tidak terpental. Alhasil pejalan kaki akan terhindar dari benturan kedua dengan permukaan jalan atau objek lain,” bunyi keterangan itu lebih lanjut.

Menurut Google, pejalan kaki yang ditabrak mobil biasanya menderita cedera tambahan akibat benturan dengan permukaan jalan.

Mobil dengan teknologi nirawak rencananya mulai dipasarkan lima tahun lagi, demikian dikatakan pemimpin Fiat Chrysler Automobiles pada awal Mei, setelah menandatangani kesepakatan kemitraan dengan Alphabet, induk perusahaan Google.

Google sendiri mulai memperkenalkan teknologi mobil nirawaknya pada 2009, menggunakan Toyota Prius. Google hingga kini masih melangsungkan uji coba di jalanan umum dan menggunakan 70 model mobil, termasuk Lexus dan mobil desainnya sendiri yang diperkenalkan pada 2014.

Beberapa produsen lain telah mengikuti jejak Google. Mereka antara lain Nissan, Audi, Mercedes, Ford, Honda, Toyota, dan BMW.

Share.