Berita Terbaru : Teman Ahok Akan Mempersiapkan Tim Jelang Verifikasi Faktual oleh KPU

Berita Terbaru : Teman Ahok Akan Mempersiapkan Tim Jelang Verifikasi Faktual oleh KPU
Nusantarapost.com Dalam waktu dekat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan memasuki tahap verifikasi faktual pendukung calon independen untuk Pilkada 2017 mendatang. Saat ini tercatat bahwa sudah mencapai target satu juta KPT dukungan untuk Ahok, Gubernur DKI Jakarta saat ini untuk maju lagi di Pilkada DKI Jakarta 2017. Taman Ahok pun juga telah mempersiapkan tim untuk menjadi pengawal dalam prses verifikasi faktual tersebut.

Untuk setiap pendukunga calon independen yang nantinya mengumpulkan KTP sebagai bentuk dukungan terhadap Ahok akan dilakukan tahap verifikasi faktual oleh pihak KPU untuk mengkonfirmasi dukungan yang mereka berikan.

Petugas dari KPU sendiri rencananya akan datang ke rumah-rumah yang memberikan dukungan melalui tim calon independen ini, seperti yang telah dilakukan oleh Ahok.

“Kalau yang jelas yang sedang kita siapkan adalah tim untuk verifikasi faktual,” ungkap Jubir Teman Ahok Amalia di Markas Teman Ahok, Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2016).

Rencananya, KPU akan datang ke rumah – rumah warga yang telah memberikan dukungan sesuai dengan alamat rumah yang tertera di KTP satu juta dukungan untuk Ahok ini. Untuk dapat menghindari pendukung tak ada di rumahnya, ketika petugas datang, maka verifikasi dilakukan selama tiga hari lamanya.

Apabila nanti pada hari ketiga petugas datang namun pendukung yang tertera di KTP tersebut masih belum ada di rumah, maka secara otomatis dukungan tersebut akan dicoret dan dianggap gagal. Teman Ahok sendiri juga telah menggagas gerakan cuti satu hari ketika jadwal verifikasi nantinya dilakukan oleh pihak KPU.

Dalam tahapan verifikasi faktual ini, nantinya pihak KPY akan selalu melakukan koordinasi dengan tim pasangan calon baik itu sejak, sebelum, ketika proses dimulai sampai nanti setelahnya.

Koordinasi ini dimaksudkan karena dirasa perlu untuk dapat mengurangi da menghindari beberapa kemungkinan yang akan terjadi entah itu hal apapun. Contohnya saja seperti alamat pendukung yang di KTP ini berada dnegan domosili mereka, maka tanggung jawab ada di tim pasangan calon untuk dapat menghadirkan ke kantor kelurahan agar melakukan verifikasi.

Karena alasan itulah, Teman Ahok dirasa perlu untuk melakukan koordinasi lagi dengan para relawan yang telah memberikan dukungan di kelurahan-kelurahan. Walaupun ditempa dengan berbagai isu miring, termasuk pula perlawanan dari mantan relawan. Tetap saja Teman Ahok, sapaan akrab pendukung Ahok ini mengaku masih teteap terus berjalan untuk mendukung Gubernur GKI Basuki T Purnama sapaan akrab Ahok.

“Kedua menjalin komunikasi dengan teman di lapangan. Kita sudah kumpulin KTP tapi jalur yang bisa dipilih pak Ahok cuma pak Ahok sendiri, Pak Ahok mau yang mana gitu,” kata Amalia.

Share.