Google Juga Sambut Peringatan Hari Kartini

599
Nusantarapost.com Bagi anda yang sering kali berselancar di dunia internet seperti Google, mungkin akan menemukan pemandangan baru di icon Google. Dimana pada hari Kamis, 21 April 2016 ini Google Indonesia tampak berbeda yaitu menampilkan gambar Raden Ajeng Kartini terpajang persis di atas kolom pencarian mesin pencari internet tersebut.

Hari ini, tepat tanggal 21 April 2016 memang merupakan peringatan Hari Kartini. Hari Kartini sendir diperingati setiap tahunnya untuk mengenang jasa salah satu pahlawan Indonesia kala itu, dimana peran Kartini untuk memperjuangkan pendidikan terutamanya bagi kaum hawa dan meningkatkan derajat kaum wanita agar sama dengan pria masih terasa hingga saat ini, terlihat dari banyaknya wanita yang menjadi pemimpin, berhasil mengenyam pendidikan tinggi dan memiliki intelektualitas setara pria meskipun tak sama.

Google Indonesia pun tak mau kalah dalam memperingati Hari Kartini ini, sosok Kartini terbingkai sebagai huruf “O” kedua pada deretan huruf G, O, O, G, L, E. Sosok pahlawan itu terlihat sedang menenteng buku dengan tangan kirinya dengan pandangan lurus ke depan.

Penempatan gambar Kartini dalam laman Google bukannya tanpa alasan. Pasalnya tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini. Hari ini merupakan hari ulang tahun Kartini ke-137.

Kartini adalah pahlawan yang dikenal tanpa tanda jasa. Ia adalah pelopor kebangkitan masyarakat wanita pribumi. Semasa ia hidup, Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft. Ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan).

Pada surat-surat Kartini tertulis pemikiran-pemikirannya tentang kondisi sosial saat itu, terutama tentang kondisi perempuan pribumi. Sebagian besar surat-suratnya berisi keluhan dan gugatan khususnya menyangkut budaya di Jawa yang dipandang sebagai penghambat kemajuan perempuan. Dia ingin wanita memiliki kebebasan menuntut ilmu dan belajar.

Di usianya yang menginjak 25 tahun, Kartini harus mengakhiri perjuangannya untuk cita – cita besar meningkatkan derajat wanita itu. Ia menutup usia selang beberapa hari melahirkan anak pertamanya. Kartini sebelumnya telah membuat sekolah khusus untuk perempuan, tindakannya kala itu juga mendapat dukungan penuh dari sang suami.

Begitulah sepenggal kisah sejarah mengenai Ibu Kita Kartini, Selamat Hari Kartini, bangsa yang baik adalah bangsa yang tidak melupakan sejarahnya. Hidup emansipasi wanita.

Share.