Diserang Kelompok Hacker, Pokemon GO Sempat Down

Diserang Kelompok Hacker, Pokemon GO Sempat Down
Nusantarapost.com Sebuah kelompok hacker atau peretas ternama yang tergabung dalam nama OurMine telah melakukan peretasan selama beberapa jam untuk menyerang server login Pokemon GO dengan serangan distributed denial of service (DDoS). Dengan adanya serangan yang dilakukan oleh kelompok hacker ini membuat beberapa pemain seakan frustasi karena tidak bisa login atau masuk ke permainan untuk dapat bermain game Pokemon GO.

Setelah melakukan peretasan, kelompok ini menuturkan apabila tidak akan menghetikan serangan hingga perwakilan dari Pokemon GO menghubungi mereka. Setelah kelompok ini dihubungi, maka server Pokemon GO akan dikembalikan dalam keadaan semula sehingga nantinya para pemain bisa bermain lagi dalam game Pokemon GO seperti biasanya.

Dalam sebuah unggahan di situsnya itu, kelompok hacker ini menuliskan : “Tidak ada yang akan dapat memainkan game ini sampai Pokemon GO menghubungi kami di website kami untuk mengajari mereka bagaimana melindunginya!”

Akses ke Pokemon GO pada hari Minggu, 17 Juli kemarin sempat dilaporkan bahwa sedang mengalami maslah sepanjang minggu kemarin. Bahkan dalam masalah yang terjadi ini, juga tak sedikit dari pengguna yang kesal dan mengadukan keluhan mengenai tidak bisanya mereka untuk login ke aplikasi game, berdasaran beritanya hal tersebut terjadi karena server Pokemon GO sedang padam.

Belum lama ini memang nama kelompok Ourmine sempat melejit namanya lewa beberapa akun Twitter dari beberapa tokoh teknologi dan selebritis serta tokoh dunia yang berhasil mereka retas atau hack.

Dalam beberapa pekan terakhir, kelompok ini telah memperoleh akses ke akun Sundar Pichai dan Jack Dorsey dengan membobol akun yang ditautkan (Quora untuk Pichai dan Vine untuk Dorsey) serta menggunakan akun tersebut untuk mengirim ke Twitter. Kelompok ini biasanya menggunakan kesempatan itu untuk mengiklankan jasa keamanan.

Pokemon GO sendiri diketahui merupakan sebuah aplikasi game terbaru yang saat ini sudah digulirkan untuk smartphone dengan basis Android dan iOS. Tak lama setelah perilisannya pada beberapa minggu kemarin, game garapan hasil kerja sama antara Nintendo dan Niantic ini mulai mencuat namanya dan berhasil menyita perhatian dunia.

Game ini juga berhasil duduk di posisi pertama mengalahkan daftar game lainnya yang telah diluncurkan lebih dulu ke pasar aplikasi seperti Google Play Store dan App Store. Oleh karena itu semakin membuat game Pokemon GO berhasil menjulang popularitasnya. Maka dengan adanya hal ini semakin membuat peluang bagi kelompok hacker untuk menjadikan Pokemon GO target bahan retas mereka.

Share.