194746_350987384914000_100000082249266_1440961_1805765300_o

Nusantarapost.com-  Sedikitnya 55 Ultras termasuk seorang wanita, suporter Gresik United jadi korban dalam bentrokan melawan pendukung PS TNI di Stadion Petrokimia, Minggu (22/5/2016) sore.

“Dari data yang kami terima dari tiga rumah sakit, total ada 55 orang korban. Sebagian besar sudah diperbolehkan pulang,” tulis manajemen Gresik United dalam akun media sosialnya.

Tiga rumah sakit yang menampung korban bentork suporter Ultras GResik vs PS TNI ini sebelumnya dirawat di RS Petrokimia, RS Semen Gresik dan RSUD Ibnu Sina. Dari data yang dihimpun, 28 orang dirawat di RS Petrokimia, 22 orang dirawat di RSUD Ibnu Sina dan sisanya di RS Semen Gresik. “Sebagian besar mengalami luka sobek di kepala,” imbuhnya.

Korban yang dirawat rata-rata mengalami memar di kepala dan wajah saat suporter PS TNI mengamuk ke lapangan dan menyerbu suporter Ultras, pendukung Grsik United.

Luka terparah dialami Saiful Anam (32). Warga Jl Gubernur Suryo Gresik ini menderita luka pada kepala dan mata kirinya lebam setelah dihajar suporter PS TNI. Korban lain adalah Rizal Samsudin (20), yang mengalami memar pada hidung dan mata. “Satu korban yang masih dirawat di Ibnu Sina, adalah perempuan. Namanya Anisah Asroin (36), warga Cerme, Gresik. Ia mengalami luka pada perut setelah terhimpit di tengah-tengah kerumunan suporter yang bentrok.

Perlu diketahui, laga Gresik United vs PS TNI di Stadion Petrokimia Gresik dalam lanjutan Torabika Soccer Championship, Minggu (22/5/2016) diwarnai kericuhan bentrok suporter akibat ulah oknum-oknum yang menjadi provokator. Ketika itu pendukung PS TNI tak terima spanduk mereka dicabut oknum Ultras Gresik sehingga terjadi bentrokan.

Meskipun kalah jumlah, namun suporter PS TNI yang mayoritas berasal dari anggota TNI menyerbu tribun yang dihuni ribuan Ultras Gresik.

PS TNi sendiri masih belum juga bisa bangun dari keterpurukannya setelah di laga sebelumnya Manahati Lestussen dkk kalah telak dari tuan rumah Mitra Kukar dengan skor 3-1 kini harus menerima pil pahit lagi setelah tidak bisa menerima poin penuh guna memperbaiki posisinya di klasmen yang saat ini tengah terpuruk