ciro-ferrara-main_0

Nusantarapost.com-  Lepasnya sanksi FIFA terhadap Indonesia, membuat sepakbola di Tanah Air kembali menggeliat. Timnas Merah Putih pun bisa lagi berlaga di ajang internasional setelah absen selama satu tahun akibat terkena suspensi.

Agenda terdekat Timnas Indonesia adalah mengikuti Piala AFF yang rencananya bergulir pada akhir tahun ini. Namun, hingga kini PSSI belum memutuskan siapa yang sosok yang cocok menjadi pelatih timnas.

Mengetahui hal tersebut legenda Juventus, Ciro Ferrara mengaku siap bila mendapatkan tawaran untuk membesut Timnas Indonesia. Pasalnya, ia ingin kembali melatih tim, namun status pria berusia 49 tahun itu sedang menganggur usai dipecat Sampdoria.

“Bila Indonesia serius memberikan tawaran ke saya sebagai pelatih, tentu saya bisa mempertimbangkannya,” ucap Ferrara di Hotel JW Marriot, Jumat (20/5).

Saat ini Ferrara sedang berada di Indonesia. Ia datang ke sini untuk mengikuti pertandingan bersama Calcio Legends melawan Primavera Baretti, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Sabtu kemarin (21/5).

selain pelatih asing PSSI kini mengedepankan pelatih lokal untuk menaungi tim nasional Indonesia.

Salah satu sosok yang dinilai layak mengarsiteki tim Garuda adalah Djadjang Nurdjaman, karena yang bersangkutan merupakan salah satu pelatih lokal yang kini berstatus tanpa klub dan terbukti sukses kala menaungi Persib Bandung.

Pria yang akrab disapa Djanur itu pun tak menampik bahwa dirinya tertarik untuk melatih timnas, hanya saja Djanur masih terbentur masalah lisensi. “Melatih timnas tentu jadi harapan semua pelatih, hanya saya pikir belum juga saatnya karena masih ada sosok yang lebih senior,” buka Djanur

“Salah satu yang jadi kendala juga masalah lisensi, karena lisensi saya masih B AFC. Padahal saya juga sudah membayangkan (rencana) ingin begini-begitu kalau seumpama dipercaya melatih timnas,” sambung pria kelahiran Majalengka tersebut.

Saat ini, Djanur masih menunggu urusan visa untuk kembali ke Italia untuk menimba ilmu kepelatihan bersama FC Internazionale. Tapi legenda hidup Persib itu bersedia jika seumpama menjadi asisten pelatih timnas dan menunda keberangkatan ke Italia.

“Sekarang saya juga masih menunggu masalah visa, rencana di Italia sampai Desember. Memang susah juga, tapi kalau diminta untuk (jadi asisten pelatih) timnas masa mau menolak,” tukasnya.