orginal_20160521SR_Bhayangkara_Surabaya_United_Evan_Dimas_10

Nusantarapost.com-  Debut kembalinya Evan Dimas Darmono ke Surabaya United ternyata tidak berjalan mulus. Pasalnya, klub yang kini bernama Bhayangkara Surabaya United setelah merger dengan PS Polri itu justru menelan kekalahan 0-1 saat menjamu Sriwijaya FC di kandang sendiri kemarin. Lantas, apa kata Evan Dimas?

“Sejak kekalahan dari Arema Cronus, saya bertekad membawa Bhayangkara Surabaya United meraih kemenangan demi kemenangan. Tapi mau bilang apa, hasilnya kami kalah,” kata Evan Dimas usai laga di Stadion Gelora Sidoarjo yang menjadi kandang Bhayangkara Surabaya United sementara beberapa waktu lalu.

“Saya ditanya oleh coach Ibnu Grahan soal kesiapan saya turun. Sebagai pemain, saya harus siap selama kondisi saya bagus,” tandasnya.
Mantan kapten Timnas Indonesia U19 yang baru saja kembali dari Spanyol ini juga memberikan penilaian terhadap tiga pemain asing Sriwijaya FC yang mampu membuat Bhayangkara Surabaya United kesulitan, yaitu Hilton Moreira, Alberto Goncalves, serta Mauricio Leal.

“Ketiga pemain asing mereka menjadi pembeda kualitas. Permainan mereka tampak lebih matang. Sriwijaya FC sangat sangat menanti peluang dan tidak gegabah. Sementara kami terlalu tergesa-gesa saat memanfaatkan kans,” papar Evan Dimas.

Bhayangkara Surabaya United memang harus mengakui keunggulan Sriwijaya FC meskipun dengan skor tipis 0-1. Satu-satunya gol yang tercipta di laga tersebut dicetak oleh bek asing terbaru Laskar Wong Kito, Mauricio Leal.

Namun banyak hal postif yang terlihat pada laga tersebut selain fisiknya yang terlihat lebih kekar secara permainan Evan mampu menunjukan permainan kelas eropa dengan passing passing sempurna yang mencapai 100 persen sampai ke teman-temannya tidak sampai di situ saja cara dia mempassing beradu duel dan juga visi bermainnya semakin mencolok.

bagi Evan ini adalah pertandingan pertamanya setelah 4 bulan tidak merasakan atsmorfer pertandingan kompetitif ini karena di spanyol Evan hanya melakukan latihan-latihan dengan intensitas sedang. wajar memang jika melihat Evan masih kurang padu dengan Fandi Eko dkk tapi setelah beberapa pertandingan terlewati dan evan mampu menjaga kondisinya masih tetap sama seperti saat ini bukan tidak mungkin Evan akan menjadi kekuatan Baru sepak bola Indonesia