limbad

Nusantarapost.com – Kabar mengejutkan datang dari pesulap Limbad, pasalnya dirinya diberitakan meninggal, Hal ini sontak mengundang respon mengejutkan dari sang istri. Namun kabr ini tidak benar adanya. Istrinya sendiri yang memberikan bantahan soal sang master. Menurut Susi Indrawati, suaminya sehat-sehat saja saja.

Susi menyayangkan ulah pembuat berita tak benar itu. “Itu broadcast itu enggak bener. Tadi aku udah telpon mas limbad nya jam 3, berita itu nggak bener. Yang broadcast gak bertanggung jawab kan ini bukan becandaan ya,” ujar Susi saat dihubungi Bintang.com pada Selasa (24/5/2016).

Beragam fakta seputar pesulap yang dulu sering ditemani seokor burung hantu bernama Burhan dalam setiap aksinya itu memang menarik untuk diungkap. Berikut lima fakta soal pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah, 6 Juli 1972. Ia mencuat ke pentas sulap nasional setelah menjadi juara di ajang pencarian bakat dalam bidang sulap oleh sebuah stasiun televisi swasta nasional pada tahun 2009.

  1. Tanpa Kata

    Kemunculan Limbad yang beraksi tanpa sepatah kata pun memang mencuri perhatian publik. Dia membuktikan kepada dunia lewat aksi-aksinya, bukan lewat cuap-cuap seperti pesulap lainnya. Unik dan beda dari pesulap yang lain.

    Terbukti meski tak sepatah kata pun yang terucap dari bibir Limbad saat beraksi, komunikasi dengan penontonnya bisa terjalin. Bahasa gerak dan bahasa tubuh benar-benar terlihat saat Limbad beraksi. Penonton bisa menikmati atraksi yang ia suguhkan dan memberikan aplaus setelah ia sukses menjalankan aksinya. Hingga saat ini belum ada pesulap di Indonesia yang memiliki gaya khas, tanpa kata seperti dirinya.

  2. Berteman Burhan Si Burung Hantu

    Burhan, nama si burung hantu yang sempat menemani Limbad beraksi. Kemunculan Burhan juga menjadi ciri khas yang tak biasa dari seorang pesulap yang punya rambut keriting agak gimbal ini.

    Cerita pertemanan Limbad dan Burhat bermula saat ia menemukan burung hantu itu di hutan dalam keadaan mengenaskan. Limbad kemudian merawat Burhan dan menjadi temannya untuk beberapa waktu lamanya. Banyak yang menduga burung hantu berwarna cokelat kehitaman ini salah satu kunci ‘kesaktian’ seorang Limbad. Saat ia beraksi Limbird begitu nama lain si burung hantu unik itu, juga ikut berperan.

  3. Aksi Menantang Maut

    Aksi-aksi yang dilakukan Libad membuat penonton berdecak kagum. Karena aksinya ini nyaris menyerempet maut. Tak heran kalau pagi tadi bergulir issu yang ternyata hoax kalau dirinya tutup usia setelah beraksi di sebuah tempat di Sulawesi Utara.

    Ada pun aksi-aksi Limbad tergolong spektakuler antara lain; Berdiri 20 Jam di sebuah menara, Manusia Beton (tubuhnya ditanam dalam beton selama 12 jam), Human Aquarium (berada dalam aquarium selama 20 jam) dan masih banyak lagi yang lain seperti menarik truk dengan rambut kepalanya atau mengebor lidahnya dengan bor listrik. Dan yang membuat orang  berdecak kagum, Limbad  berhasil melalui aksi itu dengan apik.

  4. Rumah Tangga Sempat Retak

    Limbad juga manusia. Seperti manusia lainnya ia juga harus berurusan dengan persoalan hukum seperti yang pernah dialami manusia kebanyakan. Pria yang sejak SMA menekuni sulap ini pernah dilaporkan karena dugaan pencurian mobil. Ia juga pernah berseteru dengan istrinya Susi Indrawati. Bahkan limbad sempat mengajukan gugatan cerai atas Susi. Namun kini semuanya sudah seperti sedia kala. Hubungan Limbad dan Susi sudah pulih kembali.

  5. Merambah  Seni Peran

    Ternama sebagai pesulap membuka peluang Limbad untuk ekspansi pada bidang lain seperti seni peran terbuka. Ia muncul dalam sinetron Tarzan Cilik dan Baim Anak Soleh. Layar lebar pun pernah ia rambah saat bermain dalam film Ghost Jenglot (2007), Maling Kutang (2009) dan The Mentalist (2011). Namun ia sadar bidangnya bukan di seni peran. Kemunculannya di sinetron dan film hanya sebentar. Sebagai salah satu bentuk refreshing selain sebagai pesulap.

    Perannya makin banyak saat ia menjadi pembawa acara  Program ada, talkshow dis lah satu stasiun televisi swasta. Ia ditemani seorang presenter lain Bianca Liza yang akan menjadi jembatan antara Limbad dan narasumber serta dengan penonton. Di sela-sela acara Limbad selalu menampilkan sulap yang ringan untuk penonton.