maverick-vinales_21d9e57

Nusantarapost.com-  Pada saat kualifikasi Moto GP di Mugello, Sabtu (21/5/2016), dipanaskan opini rider Yamaha, Jorge Lorenzo, yang menuding rival setimnya, Valentino Rossi, main mata dengan pembalap Suzuki, Maverick Vinales. Justru, Vinales menyebut Lorenzo telah melakukan praktik serupa dengan rider Ducati, Andrea Iannone.

Vinales bahkan menyebut Lorenzo munafik soal tudingannya itu. Seperti diketahui, hasil kualifikasi di Mugello menempatkan Rossi di pole position dan Vinales di posisi kedua. Keduanya mendapatkan serangan verbal dari Lorenzo setelah kualifikasi 2.

Juara dunia tahun lalu itu menyebut bahwa Rossi bisa meraih pole position di Italia karena menerapkan strategi dengan Vinales. Menurut Lorenzo, Vinales sengaja berada di belakang Rossi agar bisa memberikan pembalap Italia itu berada di puncak.

Vinales langsung membantah tudingan itu. Di depan media Spanyol setelah kualifikasi, Vinales menyerang balik Lorenzo bahwa sang juara 2015 itulah yang melakukan strategi itu dengan Iannone. “Lorenzo tidak bisa bicara, karena dia merencanakan banyak sesi kualifikasi dengan Iannone yang ditempatkan di belakangnya,” kata Vinales.

“Rossi mengambil posisi saya, tapi Anda harus mengakui dia melakukan pekerjaan bagus, seperti curang dalam tes,” katanya, Sabtu, dikutip Motorsport.com.

Kata-kata terakhir Vinales itu menyindir pernyataan Lorenzo kepada media Spanyol bahwa dia tidak menyukai taktik yang diterapkan Vinales. Pembalap Suzuki itu akan menjadi rekan tim Rossi di tim Yamaha musim depan.

“Menurut saya, [sengaja di belakang] seperti berbuat curang dalam ujian sekolah,” kata Lorenzo. “Tak hanya karena lebih senang membalap sendirian dan berkonsentrasi untuk mendapatkan posisi terbaik, tapi sangat tidak elegan jika Anda mengandalkan pembalap lain untuk mendapatkan catatan waktu terbaik.”

Namun anggapan Lorenzo tidak terlalu mempengaruhi balapannya mengingat saat Race Lorenzo berhasil memenangkan pertandingan setelah melewati Race yang penuh drama dan kegigihannya terbukti membuat dia menjadi yang terbaik kedua beruntun di sirkuit yang di gemari Valentino Rossi ini padahal x-Fuera hanya menempati grid ke 4 sebbelum balapan di mulai namun dengan susah payah dirinya berhasil menjadi nomor 1 di italia