20141007_182422_spanduk-pendukung-barcelona

Nusantarapost.com-  Barcelona mengklaim, Pemerintah Spanyol telah mengganggu kebebasan berekspresi menyusul keputusan mereka melarang adanya bendera separatis Catalonia pada pertandingan final Copa del Rey pada Minggu (22/5/2016).

Pemerintah Spanyol mengeluarkan larangan pengibaran bendera Estelada pada Rabu (18/5/2016). Polisi Spanyol diminta untuk menggeledah setidaknya 19.000 suporter Barcelona yang kemungkinan membawa bendera Estelada.

Larangan tersebut dilatarbelakangi kekhawatiran pemerintah bahwa laga final akan ditunggangi kepentingan politik. Terlebih lagi, Raja Spanyol Felipe dijadwalkan menghadiri laga final yang akan digelar di Stadion Vicente Calderon nanti.

Selama ini, bendera bergaris kuning dan merah tersebut dianggap sebagai simbol perlawanan rakyat Catalan yang ingin merdeka.

Barcelona menilai, keputusan tersebut telah mencederai kebebasan berekspresi. Hal senada disampaikan Carles Mundo sebagai Sekretaris Pemerintah Catalan.

“Orang-orang memiliki hak untuk mengibarkan Estelada dan bertepuk tangan atau bersorak kepada siapa pun yang mereka suka,” tuturnya.

Ini bukan kali pertama suporter Barca dilarang membawa bendera Estelada. Pada 2015, Barcelona didenda sebesar 30.000 euro atas tindakan suporternya membentangkan bendera pro-Catalan pada laga final Liga Champions melawan Juventus.

Barcelona memang sangat identik dengan Catalan pasalnya letak geografisnya sendiri Barcelona merupakan cermin dari bagaimana protes dari penduduk catalan yang ingin menjadi negara sendiri namun keinginan tersebut sebenarnya justru akan sangat merugikan barcelona mengingat Liga Spanyol adalah tempat bagi Barcelona bertanding jika Catalan berhasil di merdekaan oleh otoritas negara maka Barcelona hanya akan berkompetisi dengan espanyol yang juga merupakan tim dari daratan Catalan.

Tak heran jika dari dulu Real Madrid dan Barcelona sudah menjadi musuh bebuyutan dan pertandingannya sudah pasti akan berjalan dengan panas dan keras mengingat kedua tim mengusung misi yang berbeda jika Rel Madrid mewakili pihak Pemenrintahan spanyol dan tunduk kepada ke pemerintahan spanyol maka lain halnya dengan Barcelona, Barcelona merupakan cerminan dari protes serta kritikan terhadap apa yang di lakukan oleh otoriter negara dan Barcelona menunjukan bahwa mereka bisa menjadi yang terbaik di eropa maupun spanyol tanpa harus campur tangan pemeerintahan spanyol