Ronald Koeman has quietly transformed Southampton after the upheavals of the summer.

Nusantarapost.com- Manajer Southampton, Ronald Koeman, dikabarkan menolak tawaran dari Everton demi bersabar menunggu kesempatan datang ke Arsenal dalam satu tahun mendatang.

Manajer Belanda, yang melakukan kerja luar biasa selama berada di St Mary, merasa bahwa ia bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih bergengsi ketimbang sekedar pindah ke Goodison Park.

Everton sendiri memang tengah mencari juru taktik anyar, usai memecat Roberto Martinez, dan belakangan ini mereka gencar dikabarkan ingin merekrut Frank de Boer atau Koeman.

Namun menurut laporan The Mirror, sosok berusia 53 tahun tengah mengincar posisi Arsene Wenger di Arsenal. Apalagi manajer Prancis diperkirakan akan mundur begitu kontraknya habis akhir musim depan.

Koeman juga tinggal menyisakan satu tahun kontrak di The Saints, dan sepertinya ia juga tertarik menanti kontraknya habis, sebelum akhirnya bergabung dengan The Gunners, memang tidak berlebihan jika memang para Gooners di seluruh dunia saat ini sedang berada dalam kegalauan yang sangat dalam mengingat tim kesayangan mereka selalu gagal meraih juara di musim ini dan musim musim yang lalu.

Arsene Wenger hanya bisa meraih beberapa gelar saja di Liga Inggris dan di Liga Champions mereka belum bisa berbuat banyak karena hingga saat in Arsene Wenger masih belum bisa mempersembahkan. Arsene wenger memang di juluki sebagai pelatih yang paling beruntung di antara pelatih-pelatih top eropa jika pelatih tim tim besar akan sangat vocal dengan prestasi pelatihnya jika gagal di kejuaraan namun beda dengan Arsene Wenger dia selalu selamat dari pemecatan meskipun hingga saat ini meskipun Wenger baru mempersembahkan beberapa trophy saja.

Arsene Wenger memang kerap di juluki The Professor karena kepiawaiannya membaca permainan dengan selalu memberikan kontra strategi yang tepat bagi timnya bukan hanya itu saja wenger sangat piawai dalam membeli pemain muda di jendela Transfer, hasil dari pembelian yang sukses di lakukan wenger adalah ketika dirinya memboyong Thiery Henry, saat itu Henry tidak begitu di lihat oleh tim tim besar eropa namun arsene Wenger getol memboyongnya dan akhirnya Henry sukses menjadi pemain yang paling sukses di Arsenal sekalligus menjadi Legenda di Arsenal