480

Nusantarapost.com-  Saga transfer De Gea kembali muncul ke permukaan, jelang musim panas ini. Kiper andalan Manchester United tersebut kembali dikaitkan dengan Real Madrid. Pada musim panas lalu, Madrid gagal merekrut kiper berkebangsaan Spanyol itu karena terbentur batas waktu resmi beli pemain. Kini, Les Merengues dikabarkan kembali berniat untuk membawa De Gea ke Santiago Bernabeu.

Bukan tidak mungkin De Gea akan menuju Madrid, musim panas ini. Kalau pun ada kendala, adalah soal harga yang harus ditebus Madrid.

Tak main-main, klausul rilis mantan kiper Atletico Madrid itu menembus 40 juta poundsterling. Ini menyusul kontrak De Gea yang masih cukup panjang dengan Setan Merah, yakni 4 tahun lagi.

Dengan kata lain, jika Madrid mau memboyongnya, minimal mereka harus merogoh kocek sebesar 50 juta poundsterling. Harga tersebut dengan rincian 40 juta untuk menebus klausul, 10 juta harga jual De Gea.

De Gea adalah satu nama yang menjadi target jangka panjang Presiden Florentino Perez untuk mengisi pos penjaga gawang. Meskipun kini Madrid memiliki Keylor Navas sebagai kiper utama, masalah usia menjadi aspek yang diperhatikan Perez.

Kegemilangan De Gea telah teruji pada musim ini. DDG memenangkan penghargaan Pemain Terbaik MU di tiga musim terakhir. Ini tentu sebuah progres yang signifikan sejak pindah dari Atletico pada 2011 lalu.

Menurut laporan AS, masa depan De Gea di MU juga bertumpu pada identitas siapa manajer Setan Merah musim depan. Jorge Mendes, agen De Gea, mengatakan kliennya itu bersedia untuk bertahan di Old Trafford jika Jose Mourinho jadi pelatih MU menggantikan Louis van Gaal musim depan.

Jika Saga transfer David De Gea terwujud bukan tidak mungkin nama De Gea akan melejit di deretan kiper-kper termahal di eropa hingga saat ini masih belum ada yang menandingi nilai transfer kiper Juventus Gianluggi Buffon yang saat itu di boyong dari Parma mencapai nilai Transfer yang cukup fantastis untuk ukuran seorang kiper. Parma saat itu membandrol Juventus seharga 532 milyar dan menjadi pemain termahal kala itu