diego-godin

Nusantarapost.com- Atletico Madrid menyambut penuh suka cita keberhasilan Barcelona memenangi Liga Spanyol. Sebab, rasa sakit yang diderita lebih kecil ketimbang melihat Real Madrid berpesta.

Itu dibenarkan Diego Godin. Bek tengah asal Uruguay itu mengaku sangat kecewa Atletico batal mengulang sukses seperti musim 2013/2014. Lebih menyakitkan lagi kegagalan Los Rojiblancos terjadi jelang akhir kompetisi.

Walau menderita, Godin mengaku masih bisa bersyukur. Dia dapat tersenyum karena Barcelona yang berdiri di podium pertama, bukannya Madrid. Sebab, rasa sakitnya masih bisa ditahan bila El Azulgrana yang jadi juara. Intinya, dia lebih senang jika Barcelona yang merajai Negeri Matador ketimbang tetangganya.

Ketika melihat Barcelona mengalahkan Granada 3-0 pada laga penutup, Godin mengaku merasa lega. Sebab, itu memastikan armada Zinedine Zidane gagal memenangi Liga Spanyol sekalipun pada saat yang sama menundukan Deportivo la Coruna 2-0.

“Jika Barcelona merebut gelar Liga Spanyol, rasanya tidak terlalu sakit. Sebab, rival kami adalah Real Madrid. Saya tidak membenci mereka. Saya menghormati Madrid. Tapi, saya selalu ingin mengalahkan mereka,” ucap Godin, dilansir marca.

Namun, Godin menolak membahas hal ini lebih lanjut. Pemain berusia 30 tahun itu lebih suka membicarakan soal final Liga Champions di Giusppe Meazza, Milan, Minggu (29/5/2016). Dia bersumpah tidak akan membiarkan Cristiano Ronaldo dkk meraih gelar.

“Kami sudah belajar banyak dari pengalaman saat final Liga Champions di Lisbon (kontra Real Madrid). Kami tahu bagaimana cara menghadapi Madrid. Apalagi, kami akan melakoni laga itu dengan atmosfir positif,” pungkas Godin.

musim ini Atletico berpeluang untuk membawa si kuping besar dari San Siro untuk di bawa ke Vicnete Calderon mengingat anak asuhan Simeone ini lebih tenang dan santai jelang melakoni laga Final mengingat otot mereka tidak ketat dalam hal perebutan juara La Liga musim ini karena mereka sudah harus mundur dari perebutan juara akibat kekalahan yang di terima dari Levante pekan lalu.

faktor yang juga memepengaruhi ngototnya Griezman dkk nanti adalah mental bertarung ATM yang sudah terbukti mampu membuat lawan keder, terlebih mereka belum pernah merengkuh Trophy yang paling Presticius di daratan eropa ini maka dapat di pastikan final nanti bukan duel yang mudah bagi Real Madrid