aisyah

Nusantarapost.com – Film One Production nampaknya ingin menjadi salah satu rumah produksi yang eksis di industri perfilman Indonesia. Baru saja merilis Sebuah Lagu Untuk Tuhan, Film One Production sudah mulai mempersiapkan proyek film terbaru mereka yang berjudul Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara.

 “Film ini adalah film ketiga kami. Saya cukup optimis sih, tetapi saya tidak mau berandai-andai dengan angka ataupun target,” ujar Hamdani Koestoro, produser film Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara saat ditemui di kantor Film One Production, Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (29/10) siang.

Diketahui Rumah produksi Film One Production kembali menyiapkan produksi terbarunya yang bertajuk ‘Aisyah Biarkan Kami Bersaudara‘. Setelah di ketahui dua tahun berturut-turut merilis ‘My Idiot Brother‘ dan ‘Sebuah Lagu untuk Tuhan’, Meskipun bergenre drama, yang satu ini mengusung tema berbeda dengan film-film sebelumnya. Adapun tema yang diusung kali ini adalah pendidikan dan keanekaragaman di Indonesia.

Proses produksi film ini dilakukan pada bulan November 2015 di Atambua, dekat perbatasan Indonesia-Timor Leste. Dilanjutkan dengan pengambilan gambar di kawasan perkebunan teh di Ciwidey, kabupaten Bandung, Jawa Barat. Saat ini Aisyah Biarkan Kami Bersaudara sudah siap untuk rilis di bioskop tanah air mulai 19 Mei 2016.

Dibintangi oleh Laudya Cynthia Bella yang berperan sebagai Aisyah, film ini bercerita tentang balada seorang guru bernama Aisyah. Gadis asal Jawa Barat ini terpaksa meninggalkan orang yang dicintainya, karena harus mengajar di sebuah sekolah dasar di desa pedalaman Atambua, Nusa Tenggara Timur. Banyak tantangan yang harus dia hadapi. Selain kondisi cuaca yang amat ekstrem panasnya, muncul pula masalah karena banyak perbedaan yang harus dihadapi. Belum lagi sang ibu yang tidak merestui atas keputusan yang diambil Aisyah.

“Salah satu yang membuat saya semangat main di film ini karena mengisahkan hubungan persaudaraan, cinta kasih yang tidak harus melihat perbedaan agama,” demikian Bella mengomentari peran yang dia bawakan. Ya, Bella yang berhijab ceritanya harus mengajar di tempat yang mayoritas penduduknya pemeluk agama Katolik.

Selain Bella, film ini dibintangi oleh sejumlah pemain seperti Lidya Kandou, Ge Pamungkas, Arie Keriting, dan Panji Surya Sahetapy. Perihal pelakon yang berlatar stand up comedy ini sutradara Herwin berkomentar, ”Di sini mereka tidak melawak, akting natural aja. Berbeda dengan film-film mereka sebelumnya. Sebenarnya, mereka akting biasa juga bisa, Tapi memang sudah sebelumnya sudah diplot agar filmnya tidak sedih saja. Harus ada tertawanya juga.”

Disutradarai oleh Herwin Novianto (Jagat X Code, Tanah Surga…Katanya), Aisyah menuturkan kisah perjuangan anak manusia yang mengharukan. Skenario apik yang ditulis oleh Jujur Prananto ini mengajak penonton menyaksikan kelembutan dan ketegaran Aisyah dalam mengatasi setiap cobaan yang datang. Di sini penonton akan melihat kondisi keseharian masyarakat yang hidup dalam kondisi cuaca panas dan kering di kawasan Indonesia Timur.

Menurut penuturan Hamdani, sejatinya Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara telah diwacanakan sejak satu tahun silam, dan hanya mengeker satu kandidat aktris utama, ‎Laudya Cynthia Bella. Setelah satu tahun terlewati berbarengan dengan rampungnya naskah dari film terkait, akhirnya Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara resmi dibintangi oleh aktris yang sedang naik daun tersebut.
“Kami memang tidak punya kandidat lain selain Bella. Jadi kalau kami nggak bisa kontrak dengan Bella, ya film ini tidak akan ada,” tambahnya lagi.
Sang aktris pun menambahkan, film ini memiliki tantangan tersendiri bagi dirinya, mengingat Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara akan melakukan syuting di Atambua, Nusa Tenggara Timur.
“Sebenarnya pihak keluargaku agak shock pas aku terima film ini, karena mereka tau kan, aku ini anaknya agak-agak gimana gitu sama matahari. Apalagi di Atambua ini terkenal panas banget. Menurutku sih kayaknya belum afdol ya, kalau aku kerja di dunia entertainment tapi nggak mencoba hal-hal baru kayak gini, sahut Bella pada kesempatan serupa