jupiter

Nusantarapost.com- Setelah Roy Marten, Revaldo, Eza Gionino, Fariz RM, Jupiter Fortissimo Jansen Talloga pun menjadi daftar selebriti yang terjerumus ke dalam lembah hitam narkoba.

Pemain sinetron ini ditangkap petugas Polsek Metro Taman Sari Jakarta Barat pada Selasa (10/5) dini hari dengan barang bukti narkoba jenis shabu 0,5 gram. Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Suhermanto, mengatakan bersama empat temannya Jupiter Fortissimo digrebek di tempat hiburan malam kawasan Lokasari, Jakarta Barat, Selasa (10/5) pukul 01.00 wib usai bertransaksi.

Suhermanto menambahkan sebelum bertindak petugas mendapat informasi rencana transaksi yang dilakukan bandar Fir di sebuah karaoke.

“Di tas-nya kita temukan sabu seberat 0,5 gram yang inisial JT. Untuk F tiga paket sabu berat 2 gram,” ungkap Suhermanto di Mapolsek Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (10/5) malam.

Setelah melihat gerak-gerik mencurigakan, petugas langsung masuk ke ruang karaoke di sebuah tempat hiburan, langsung menggerebek dan Jupiter Fourtissimo kedapatan memegang satu paket shabu yang dibeli dari Fir.

Kepada wartawan Suhermanto juga mengungkap bahwa artis Jupiter Fortissimo dan F sudah lama menjadi incaran polisi.

“Dapat barang dari F. Bandar yang menyuplai F. Dia (Jupiter) sudah TO,” ucap Suhermanto.

“Polsek Taman Sari menangkap 5 orang berinisial JT, NA, MD, I, dan F di salah satu tempat hiburan di sekitar Taman Sari. Dari 5 orang itu, 2 orang yang membawa sabu,” kata Kapolsek Taman Sari, AKBP Suhermanto di Polsek Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (10/5) malam.

Karena tidak terbukti menggunakan ataupun barang bukti yang terdapat pada satu wanita dan dua laki-laki lainnya. Mereka pun bernasib lebih baik daripada Jupiter dan Firmansyah yang harus mendekam di tahanan polisi.

Jupiter dan Firmansyah sendiri saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba ini. Mereka bisa dijerat dengan pasal 112 dan 114 UU No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara dan denda paling sedikit 1 miliar rupiah.

“Dua positif (Jupiter Fortissimo dan Firmansyah). Tapi 3 lainnya negatif dan sebagai saksi. Satu wanita dan duanya lelaki. Mereka dilepaskan,” ujar Suhermanto.