o_1a6vqv94a20k12ab1etd1agb1rpcc

Nusantarapost.com-  Barcelona berencana untuk gelar selebrasi sederhana saja jika resmi menjadi juara La Liga Spanyol pada Sabtu (14/5/2016) malam WIB di markas Granada. Barcelona di ambang pertahankan gelar juara La Liga.

Syaratnya, Barcelona harus menang lawan tuan rumah Granada di laga pekan terakhir La Liga. Tidak seperti sebelumnya, Barcelona tak akan merayakan gelar juara di markas Granada, stadion Los Carmenes.

Pemain Barcelona baru angkat trofi saat diarak gunakan bus dengan atap terbuka saat tiba di bandara Barcelona. Lalu pemain Barcelona bakal diarak ke beberapa jalan utama di Barcelona.

Kemungkinan pemain tak dibawa ke Camp Nou karena stadion itu sedang dipakai untuk konser Bruce Springteen.

Seperti dilansir Marca, Barcelona punya alasan untuk tidak merayakannya secara berlebihan. Soalnya, Barcelona masih ingin fokus untuk tampil di final Piala Raja melawan Sevilla pada 21 Mei nanti.

Meski Barcelona bakal langsung fokus ke final, tapi Enrique bakal memberikan waktu libur beberapa hari kepada pemain.

Barcelona kurang menggigit di awal musim 2015-2016. Blaugrana sudah dua kali kalah di La Liga musim ini. Akibatnya pasukan Luis Enrique tertahan di posisi empat klasemen dengan 15 poin.

Pencapaian Barcelona saat ini sangat mengejutkan. Musim lalu mereka sangat digdaya. El Barca sukses meraih treble dengan menjuarai La Liga, Liga Champions dan Copa del Rey.

Melorotnya performa Barcelona menurut striker Luis Suarez dikarenakan faktor badai cedera yang menimpa klub yang bermarkas di Nou Camp itu.

Di awal musim ini saja, sejumlah pemain pilar Barca silih berganti naik meja perawatan. Mulai dari Dani Alves, Lionel Messi, Andres Iniesta, Thomas Vermaelen hingga Rafinha Alcantara.

Nama terakhir bahkan kemungkinan harus mengakhiri musim lebih awal akibat cedera parah usai ditekel pemain AS Roma Radja Nainggolan bulan lalu. “Tentu saja kami sangat merasakan dampak kehilangan Messi karena tidak ada satu pun pemain yang bisa menggantikan perannya di tim. Kami masih berusaha mengatasi persoalan ini,” tutur Suarez kepada AS.

Celakanya di saat Barca dihantam badai cedera, rival-rival mereka di La Liga mengalami peningkatan performa. Akibatnya persaingan di musim ini begitu ketat.

Pernyataan Suarez ini didasari ketatnya perolehan poin empat besar klasemen La Liga. Hingga pekan ketujuh, Barca, Real Madrid dan Celta Vigo sama-sama mengoleksi 15 poin. Ketiga klub tersebut cuma terpaut satu poin dari pemuncak klasemen Villarreal.

“Persaingan sengit membuat La Liga musim ini jauh lebih sulit. Saya bahkan tidak tahu nasib kami pada akhir musim nanti,” ucap Suarez