menteri-pemuda-dan-olahraga-imam-nahrawi_20151010_204448

Nusantarapost.com- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akhirnya resmi mencabut Surat Keputusan (SK) tentang pembekukan aktivitas organisasi PSSI. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menpora Imam Nahrawi, Selasa (10/5) sore.

Dalam keterangan pers yang disampaikan Imam Nahrawi menyebutkan bahwa keputusan ini tidak lepas dari putusan hukum dari Mahkamah Agung (MA) beberapa waktu yang lalu.
Selain itu, Imam Nahrawi juga menilai sudah ada upaya dan komitmen besar terhadap perubahan tata kelola sepakbola di Indonesia.

Kemenpora menyatakan :
“Baru saja saya tanda tangani (SK Pencabutan). Saya cabut surat yang pernah kami keluarkan.¬†Ini semata-mata karena menghormati (keputusan) MA, yang kedua menghargai komitmen FIFA seperti yang telah disuratkan kepada Mensesneg. Itu kami baca bahwa ada komitmen besar terhadap perubahan sepakbola Indonesia yang akan dikawal oleh FIFA
Kedua tentu kita juga ingin menghormati harapan dari pemilik suara untuk melakukan perubahan di internal federasi. Karenanya pantas bagi kami untuk mengawal dan mengawasi itu dan memastikan bahwa rencana perubahan-perubahan itu harus berjalan dengan baik sesuai dengan aturan FIFA, AFC dan federasi.

Sebagai Informasi Kemenpora melakukan tindakan pembekuan di 27 april tahun lalu saat itu Bopi tim yang di bentuk oleh Kemenpora yang baru di lantik Imam Nahrawi tidak menyetujui dan tidak memberikan rekomendasi karena beberapa hal yang tidak lolos Veritifikasi di antaranya adalah Persebaya surabaya yang saat itu sedang terganjal dengan Dualisme ke pemilikan mengingat persebaya 1927 sama sama mengakui bahwa dirinya adalah tim yang sah di mata PSSI kemudian maslah gaji yang menjadi fokus pemerintahan. beberapa tim juga tidak lulus pada poin ini, mereka rata rata menunggak gaji pemain selama 2 tahun belakang dan PSSI berusaha memaksa untuk mengikutkannya dalam kompetisi alhasil Bopi mendesak Polri untuk tidak memberikan izin keramaian dan akhirnya para tim tidak bisa menggelar pertandingan akibat konflik ini PSSI memberikan rekomendasi untuk berhenti di tengah jalan hingga saat ini

dengan di cabutnya pembekuan ini maka fokus PSSI adalah untuk membentuk timnas demi menyongsong turnamen di depan termasuk Piala AFF yang akan di gelar Agustus nanti