project pop

Nusantarapost.com– Project Pop merupakan grup musik asal Bandung, Indonesia yang terkenal dengan lirik lagu-lagunya yang jenaka. Para anggotanya berasal dari grup komedi Padhyangan. Project pop merupakan grup vokal komedi kreatif yang lahir dari Padhyangan, kelompok yang dibentuk pada 4 Desember 1982 dan berangggotakan mahasiswa, mahasiswa dari Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Katholik Parahyangan. Kata Padhayangan sendiri merupakan singkatan dari Padjadjaran dan parahyangan. Mereka mendirikian kelompok ini dengan tujuan untuk menyalurkan bakat dan ide-ide gila para anggotanya dalam bidang seni.

Awalnya Padhayangan hanya sebatas menggelar kegiatan panggung berwujud kabaret, sebuah pementasan drama yang lucu dengan iringan lagu dan musik, ceritanya sendiri biasanya adalah pelesetan dari cerita yang telah top sebelumnya. Dari ajang acara-acara kampus lambat laun nama padhayangan mulai dikenal.

Seiring dengan keseriusan kelompok ini berkarir, anggotanya pun mulai sering berganti. Namun Iszur Muchtar dan Denny Chandra yang mulai aktif sejak 1984 tetap bertahan. Lantas keduanya ditemani oleh Daan Aria, Joehana, Iang Dharmawan serta Wawan Hanura yang bergabung pada 1986.

Grup Band, Project Pop yang terdiri dari Tika, Yosie, Gugum, Oon, Odie, dan Udjo masih eksis di blantika musik Indonesia. Mereka sudah berkarya selama dua dekade (20 tahun). Dan kini rencananya mereka akan menggelar konser Show Case Project Pop Menuju Anniversary 20 Tahun di Soehanna Hall The Energy Building, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat 20 Mei 2016.

Persnoel Project Pop mengaku tidak terasa karier mereka sudah menginjak tahun ke-20. Grup yang berasal dari Bandung, Jawa Barat ini terkenal dengan memparodikan sejumlah lagu yang hits. Namun, dalam perjalanan kariernya, mereka juga telah menghasilkan lagu-lagu karya sendiri. Dalam konser mendatang, mereka akan membawakan 26 lagi pilihan yang diambil dari 10 album.

“Sebenernya Project Pop yang menuju usia 20 tahun sudah punya keinginan menggelar konser. Ketika kita ditanyakan keinginannya apa, ya kita bilang ingin buat konser. Tapi rasanya tidak pernah bisa terwujud karena banyak hal. Tapi, kita ternyata mendapat dukungan dari Theresia Caesarini Sebastian dengan bendera Catur Nawa Lintasswara yang mau memudahkan konser Project Pop. Ini juga sekaligus ingin tahu bagaimana respons penggemar selama 20 tahun kita berkarya,” kata Tika dalam jumpa persnya di kawasan RC Veteran, Bintaro, Jakarta SelatanSenin 9 Mei 2016.

Lebih lanjut Yosi menambahkan, personel Project Pop selalu mendapat kesulitan memanfaatkan waktu yang ada. Tidak heran kalau niat menggelar kosner selalu tertunda.

“Tidak banyak masalah menjelang konser nanti. Kita paling mendiskusikan lagu apa saja yang akan dibawakan. Kita ingin tahu, lagu apa saja sih yang dirindukan penggemar. Pada praktiknya nanti, ada lagu yang dibawakan secara utuh, tapi ada juga beberapa lagu yang dinyanyikan secara medley,” ungkap Yosi.

Saat di tanya soal kesiapan, Udjo dan Oon pun menyatakan kesiapannya untuk tampil maksimal di konser nanti. Secara khusus Oon dan Udjo menyiapkan fisik yang prima. Sebab, pada konser nanti tetap menggunakan koreografi ciri khas Project Pop. “Tapi sekarang koreonya harus menyesuaikan dengan umur kita. Walau begitu, kesan lincah tidak akan dihilangkan,” imbuh Oon.