Nusantarapost.com- Juventus sukses menjuarai kompetisi Serie A Italia pada saat musim ini menyisakan tiga pertandingan untuk dimainkan. Artinya, Juve adalah juara Serie A dalam lima musim beruntun.Ini adalah gelar juara edisi 32 bagi Juve (dua gelar lainnya dicopot karena kasus pengaturan skor –Calciopoli) sekaligus terbanyak di Italia. Tapi seluruh punggawa Juventus menggunakan angka 34 saat mereka berpesta menyambut kesuksesan tersebut.

Juara untuk lima kali beruntun adalah rekor ulangan. La Vecchia Signora menjuarai Serie A lima kali beruntun untuk pertama kali pada kurun 1931-1935. Dan belum ada klub Italia la
in yang pernah melakukan hal itu.

Rekor lainnya, Juve adalah klub pertama di Italia dalam satu dekade yang berhasil menjuarai Serie A tanpa pernah memimipin klasemen pada sebagian musim.Per 28 Oktober atau setelah 10 pertandingan musim ini, Juve tertinggal 11 poin dari pemimpin klasemen Serie A. Tapi setelah memainkan 35 pertandingan (25/4), Juve menjadi juara sekaligus unggul 12 poin dari runner up.

Baca Juga : Liga Inggris 2016 : Arsenal 1 VS 0 Norwich

                      La Liga Giornada 35 Atletico Madrid 1 VS 0 Vallecano : Kejar Juara Lagi!

                     Prediksi Liga Inggris Pekan 36 West Ham VS WBA

“Semua orang berpikir kami tak akan bisa juara setelah mengawali musim dengan buruk, bahkan sebagian orang berpikir Juve akan memecat saya. Tapi kami bereaksi dengan bagus, menang 24 kali dalam 25 pertandingan. Hampir mustahil tapi kami berhasil,” ujar pelatih Juve Maximiliano Allegri yang kini tiga kali beruntun meraih Lo Scudetto dilansirBBC Kepastian Juve meraih titel juara lebih dini pada musim ini disebabkan dua hal. Pertama, Minggu (24/4/2016), Juve mengalahkan tuan rumah Fiorentina 2-1 di Firenze yang kemudian di sambut pesta para suporternya di alun-alun kota Torino, San Carlo.

Kedua, Senin waktu setempat (25/4), Napoli saingan terdekat Juve di jalur juara menyerah 0-1 di kandang AS Roma. Ironisnya, gol tunggal Roma dicetak gelandang Radja Nainggolan yang selama ini dikenal “tidak suka pada Juventus.” Kemenangan Roma membuat Napoli tidak mungkin lagi mengejar poin Juve di puncak klasemen. Andai Napoli memenangi seluruh laga sisa, poin maksimal mereka (82) masih kalah dari poin Juve saat ini (85).

Perubahan laju Juve setelah 10 laga awal yang buruk adalah pengaruh kepergianplaymaker veteran nan elegan, Andrea Pirlo (ke New York City FC), dan gelandang pendobrak Arturo Vidal (ke Bayern Muenchen).

Setahap demi setahap, dengan kesembuhan Khedira dan gelandang sayap baru Alex Sandro, lini tengah Juve cukup mumpuni untuk menyuplai bola matang pada Dybala atau Mario Mandzukic sekaligus menahan gelombang dini serangan lawan.Lini serangan Juve juga makin tajam dengan mencetak 56 gol dan kebobolan sembilan gol dalam 25 pertandingan terakhir. Manajemen Juve juga patut dipuji lantaran tetap tenang dan terus mendukung Allegri saat kesebelasan meraih hasil buruk.