robby

Nusantarapost.com – Pengajuan rehabilitasi Roby Geisha ditolak oleh Kejaksaan Negeri Denpasar dan resmi di tahan usai pelimpahan tahap II beberapa waktu lalu.

Di ketahui Robby Satria Roby ditangkap polisi, pada Oktober 2015 lalu, sekira pukul 01.30 Wita, di Loby Hotel Aston, Denpasar. Roby ditangkap setelah menerima kiriman yang dibawa oleh jasa pengiriman online berupa ganja seberat 1,5 gram.

Gitaris band Geisha menjalani sidang pertama dengan agenda dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Bali, Rabu (27/4/2016). Roby menjalani persidangan karena kembali terjerat kasus kepemilikan narkotika jenis ganja.

Gitaris Band Geisha, Roby Satria terancam terkena hukuman penjara maksimal 12 tahun. Pasalnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Oka Ariani di hadapan majelis hakim pimpinan Hady Marsrury, jaksa mendakwa Roby dengan pasal berlapis yaitu Pasal 111 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) huruf a UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalam dakwaan jaksa yang dibacakan, mengatakan Roby ditangkap polisi, pada Oktober 2015 lalu, sekira pukul 01.30 Wita, di Loby Hotel Aston, Denpasar. Roby ditangkap setelah menerima kiriman yang dibawa oleh jasa pengiriman online berupa ganja seberat 1,5 gram.

Di mana ganja yang diserahkan ke Roby oleh tukang ojek di Loby Hotel Aston merupakan kiriman dari teman-temannya. Saat itulah Roby langsung dicokok oleh pihak kepolisian dari Polsek Kuta Utara.

Usai mendengarkan dakwaan, Pihaknya tidak akan mengajukan eksepsi atau tanggapan atas dakwaan jaksa. Lantaran terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya Butjek Bernard mengatakan sudah mengerti dengan isi dakwaanya itu.

Namun karena jaksa belum bisa menghadirkan saksi, baik saksi polisi maupun empat rekan terdakwa, maka sidang ditunda hingga minggu depan dengan agenda menghadirkan saksi-saksi.