15421-5-fakta-soal-rio-haryanto-resmi-balapan-di-f1

Nusantarapost.com-  Kiprah Rio Haryanto di balapan jet darat tertinggi di dunia F1 saat ini tengah terancam bukan karena performanya yang belum juga finish di 10 besar atau kecepatan mobilnya yang belum
maksimal namun karena masalah financial yang menjadi lagu lama bagi atlet atlet nasional yang ingin mengembangkan karirnya di kancah internasional, bukan rahasia umum lagi jika sebetulnya
Indonesia masih belum maksimal menggalang dana untuk Rio itu terlihat pihak kemenpora yang masih mempunyai utang kepada pihak Manor

Hingga sekarang Rio yang mewakili Indonesia baru menyetor dana sebesar delapan juta euro, dana tersebut merupakan dana dari kantong pribadi Rio dan dari Pertamina sebagai sponsor pertama Manor Pertamina
mengeluarkan dana sebesar lima juta euro, padahal untuk bisa tampil semusim pebuh di manor pihak manor membandrol dana sebesar 15 juta euro itu artinya pihak indonesia masih mempunyai hutang 7 euro lagi
jumlah yang tentunya bukan jumlah yang sedikit

Nahas jika Rio atau Indonesia tidak dapat membayar sisanya di manor itu karena jika tidak kunjung di lunasi Rio hanya balapan di tujuh seri lagi yakni di Rusia,Spanyol,Monaco,Kanada,Azerbaijan,Austria dan inggris
tentu bukan hal yang menggembirakan karena Rio tidak tampil full di F1 musim ini

Artinya kesempatan Rio untuk bertanding di negara tetangga seperti Singapura, dan Malaysia dipastikan bakal tertutup jika uang sisa sebesar tujuh juta euro tidak dibayarkan. Maklum, balapan seri Singapura akan digelar
pada seri ke-15 (18 September 2016) dan Malaysia pada seri ke-16 (2 Oktober 2016).

“Kami dari manajemen sebenarnya sudah mencari ke beberapa perusahaan juga pemerintahan. Namun mereka tidak berani setelah tahu nilainya,” ujar Ibunda Rio, Indah Pennywati kepada

“F1 itu memang luar biasa mahal. Manor sebenarnya butuh dana operasional sekitar 120 juta euro. Mereka juga sedang mencari sponsor untuk menutup biaya tersebut,” ujarnya menambahkan.

Dari tiga seri pembuka, performa Rio terus menunjukkan peningkatan. Pada seri perdana di Australia ia gagal finis, lalu seri kedua di Bahrain, ia finis di posisi ke-17 dan pada seri ketiga,
ia sukses finis di posisi ke-21

Musim lalu Manor juga mengubah komposisi pembalapnya pada tengah musim. Alexander Rossi menggantikan Roberto Merhi dalam tujuh seri tersisa