3026792_heroa

Nusantarapost.com- Kompetisi sepak bola di Indonesia akhirnya kembali bergulir. Setelah hampir setahun vakum, kompetisi level tertinggi bertajuk Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 dijadwalkan dimulai pada 29 April mendatang. Presiden
Joko Widodo akan membuka secara resmi pada laga perdana di Papua antara Persipura Jayapura melawan Persija Jakarta.

“Beliau (Presiden) menyampaikan sendiri saat teman-teman klub di Istana. Tidak kurang dan tiak lebih, itu rencana beliau,” ujar Direktur Utama PT Gelora Trisula Semesta (GTS), Joko Driyono, selaku operator kompetisi, saat
peluncuran TSC di Hotel Mulia, Jakarta, Senin, 18 April 2016.

Joko menuturkan TSC ini merupakan salah satu dari rangkaian Indonesia Soccer Championship. Pesertanya, kata dia, 18 klub papan teratas. “Ada proses panjang yang ditempuh klub-klub itu sehingga bisa tampil di level atas,
” ujarnya

Kompetisi level tertinggi sepak bola di Tanah Air sempat mengalami kendala soal perizinan. Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) hanya akan mengeluarkan rekomendasi menggelar kompetisi tanpa ada rekomendasi dari Tim Transisi.
Sedangkan, Tim Transisi masih mempermasalahkan soal legitimasi sang operator.

Kepastian bergulirnya kompetisi baru muncul setelah Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan dengan klub-klub sepak bola bersama pengurus provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Pengprov PSSI) di Istana Kepresidenan, Jumat pekan lalu.
Pada pertemuan itulah, presiden menyampaikan keinginnya agar reformasi dilakukan secara total.

Joko menambahkan selain kompetisi TSC, pada tahun ini akan digelar pula ada empat kompetisi di bawahnya, yaitu Divisi Utama, Liga Nusantara (kompetisi klub amatir), kompetisi ISC U-21, dan Soeratin Cup (kejuaraan U-17). Total biaya yang dikeluarkan
untuk menggelar semua kompetisi mencapai Rp 375 miliar

Menurut Joko yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Liga Indonesia, pengeluaran biaya untuk kompetisi kali ini lebih besar dibandingkan dengan kompetisi sebelumnya. Kontribusi terhadap klub naik signifikan.

Masing-masing klub mendapat Rp 5 miliar untuk satu musim. Dana itu akan diberikan secara bertahap, di awal Rp 2 miliar. Selain itu, Joko menambahkan, ada tambahan lagi rp 5 miliar untuk masing-masing
klub tetapi tidak dibagi merata.

“Untuk tambahan itu dibagi berdasarkan kinerja tim, meliputi rangking klasemen, ranting tv. Dibagikan pada akhir musim,” ujarnya. “Klub harus menyadari sepak bola ini adalah industri, jadi tidak
hanya memikirkan menang dan kalah.”

Sponsor utama kompetisi adalah PT Torabika Eka Semesta. Setelah menjadi sponsor di gelaran turnamen Piala Jenderal Sudirman dan Piala Bhayangkara, perusahaan kopi itu memutuskan kembali bekerja
sama dalam menggelar kompetisi TSC. “Ini merupakan komitmen

kami untuk mendukung kebangkitan sepak bola Indonesia,” ujar Managing Director PT Torabika, Goesnawan.

Pemain Sriwijaya Firman Utina menyambut baik bergulirnya kompetisi. Mantan pemain Persib Bandung mengatakan cederanya sudah pulih dan siap kembali turun ke lapangan. “Semoga kompetisi ini berjalan dengan baik, saling mendukung,” kata dia, saat ditemui di sela acara peluncuran kompetisi TSC.

Menghadapi kompetisi musim ini, Sriwijaya menggontrak pelatih baru Widodo Cahyono Putro. Mantan asisten pelatih tim nasional itu menggantikan posisi Benny Dollo. Walaupun waktu persiapan mepet, Firman mengatakan timnya sudah siap berkompetisi.

Peserta Torabika Soccer Championship:
1. Arema Cronus
2. Bali United
3. Barito Putera
4. Bhayangkara Surabaya United
5. Madura United
6. Mitra Kukar
7. Persegres Gresik
8. Persela Lamongan
9. Persib Bandung
10. Persija Jakarta
11. Perseru Serui
12. Persipura Jayapura
13. Persiba Balikpapan
14. PS TNI
15. PSM Makasar
16. Pusamabia Borneo FC
17. Semen Padang
18. Sriwijaya FC