ibralatianwarrenlittleg

Nusantarapost.com-  setelah “pulang” dari Liga Champions di tengah pekan lalu karena kalah dari Manchester city dengan skor 1-0 dan kalah agregat 4-3 namun hal itu tidak membuat Thiago Silva bek dari Paris saint Germain silau atas prestasi mereka justru sebaliknya dengan semakin santernya kabar bahwa rekan sehatinya Ibrahimovic yang selalu di kabarkan akan pergi ke Liga inggris justru menanggapi miring menurutnya tim tim di liga inggris masih tidak bisa sederajat dengan PSG sekalipun sudah tersingkir dari UCL menurutnya bermain di liga Inggris akan membuat level permainannya menurun drastis

apa lagi setelah tersingkir dari UCL pekan lalu dari Manchester City Thiago SIlva justru semakin panas dan kebakaran jenggot Thiago silva tidak terima jika harus melihat Ibrahimovic menggunakan jersey kebesaran city biru muda di musim depan bak gayung bersambut Fernandinho gelandang tengah Manchester City mengutarakan bahwa Ibra adalah sosok yang tepat bagi liga inggris menurutnya stamina dan fisiknya akan bekerja dengan baik di liga inggris daripada di liga prancis

“Tanpa diragukan lagi, dia akan jadi pemain spesial di Liga Primer jika itu terjadi,” ucap Fernandinho beberapa waktu lalu

Namun Silva langsung membalas sinis pernyataan fernandinho tersebut menurutnya tidak ada tim di liga inggris yang selevel dengan PSG dan tidak akan pernah ada yang bisa menyamai PSG di eropa

“Dia teman saya dan di usianya yang mencapai 34 tahun, dia tetap punya karier sepak bola terbaik. Dia salah satu yang terbaik di dunia, dia unik tidak seperti kebanyakan pemain lainnya,” ucap Silva

Baginya usia Ibra yang menginjak 34 tahun bukan lah sebagai kekurangan justru di usia itu dia masih bisa menaikan levelnya di musim depan andai saja dia memutuskan memperpanjang kontrak di paris

“Tentu saja saya ingin dia bertahan. Saya tahu dia mendapat tawaran dari Inggris dan itu klub besar. Tapi saya kira mereka tidak selevel dengan PSG. Bagi saya, itu cuma akan menurunkan kualitasnya,” ucap Silva.

PSG memang baru saja tersingkir dari Liga Champions dengan begitu kesempatan Ibra untuk memegang trophy si kupingbesar otomatis sirna dan kembali Ibra tidak bisa memenangkan trophy itu meskipun sukses di liga domestik dengan menyapu bersih semua pergelaran yang di selenggrakan federasi sepak bola Prancis