Berita-MotoGP-2016-Andrea-Iannone-Duet-Bareng-Jorge-Lorenzo-di-Ducati-640x398

Nusanatarapost.com- Andrea Ianone menaggapi santai tentang perekrutan Jorge Lorenzo yang dilakukan oleh Ducati musim depan dia mengatakan bahwa sebuah hal positif jika pembalap
berkelas seperti Lorrenzo masuk kedalam deretan pembalap Ducati, tidak ada rasa ketakutan akan kehilangan posisinya di pembalap inti Ducati

banyak spekulasi yang menyebutkan tentang ulasan Ianone ini ada yang menyebutkan juga itu adalah sebuah Psywar untuk Dovisiozo yang menjadi tandemnya di Ducati saat ini
akhir akhir ini memang Ianone Dan DOvi di kabrkan sedang tidak akur menyusul kejadian di argentina lalu yang mengharuskan Dovi terjatuh dan gagal finish dan Ianone sempat
kena marah petinggi DUcati saat itu

Nasib sial memang sedang di alami Dovi setelah di tabrak oleh rekan setimna di Gp austin pun Dovi kembali di tabrak kini giliran Dani pedrosa yang menbaraknya hingga kembali Dovi
tidak bisa meraih podium lagi dan kehilangan poin, tidak berhenti di situ saja ke apesan Dovi juga akan menyusul ini karena posisinya akan di gantikan Jorge Lorenzo yang di musim depan
menghiasi ruang kokpit Ducati

Dovi melakukan pembelaan ketika dirinya di tanya tentang rekan setimnya Ianone Dovi menyebutkan bahwa Ianone adalah pembalap Kamikaze alias Amatiran yang tidak tahu
waktu yang tepat untuk menyalip dan menyebutkan bahwa Ianone hanya beruntung bisa membalap di tim sebesar Ducati dan DOvi justru mengatakan bahwa posisinya akan aman
dan justru Ianone yang akan di depak

tak terima dengan ucapan DOvi saat di wawancarai Marca Ianone menggunakan Isu Lorenzo untuk menjawab pernyataan Dovi Ianone mengatakan bahwa Ducati akhir akhir ini sangat sulit mendapatkan podium
itu karena dirinya tidak cocok dengan gaya DOvi dan membuat dirinya beberapa kali sulit menembus podium aneh memang Ianone seolah pede dengan kabar tersebut padahal Ianone sendiri yang di desas desus
akan meninggalkan tim merah asal italia ini dan di tampung Suzuki

“Jika Lorenzo bergabung dengan saya di Ducati, kami akan jadi tim yang bagus. Saya dan Lorenzo punya gaya membalap yang sama. Hal ini berbeda dengan Andrea Dovizioso, ia punya gaya berbeda dengan saya,
dan hal itu membuat tim kesulitan mencari setelan motor. Jika Anda punya pebalap yang tampil dengan gaya sama, hal itu akan sangat membantu.”

Nah, apakah Ducati akan peka dengan keinginan Andrea Iannone? Dan apakah ini tanda mulai adanya riak-riak perseteruan di tubuh tim asal Italia yang tengah melejit itu? Lantas kemanakah Lorenzo di akhir musim nanti apa akan benar-benar hijrah ke Ducati atau justru bertahan dengan Yamaha tim yang membuatnya seperti pembalap hebat seperti sekarang kita tunggu kelanjutan kisahnya