unbk new

Nusantarapost.com – Ujian Nasioal adalah hal yang sangat penting bagi yang melaksanakan nya karena meskipun sekaran ujian nasional tidak menentukan kelulusan tetapi nilai ujian nasional tetap menjadi patokan dia akan kuliah dimana dan dia melamar kerja dimana karena ada peraturan sendiri tentang nilai ujian nasianal.

Ada sekitar 20 siswa SMK di Wirabuana Kecamatan Jatisampurna,di Kota Bekasi, Jawa Barat lebih tepat nya, terpaksa melaksanakan Ujian Nasional (UN) dengan susulan,pada hari Senin tanggal (11/4) pagi hari. Hal ini harus mereka jalani karena lembar soal yang akan mereka kerjakan tertukar pada Senin tanggal (4/4) lalu.

“Mereka yang menjalani Ujian Nasional susulan mata pelajaran Bahasa Indonesia sesuai yang dijadwalkan pada hari ini di masing-masing sekolah,” Dikatakan oleh Rudi Sabarudin Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, pada hari Senin tanggal (11/4).

Menurut pendapat dia, puluhan siswa di sekolah swasta yang terpaksa menjalani Ujian Nasional susulan itu diakibatkan kendala teknis yang terjadi dilembar soal yang tertukar pada penyelenggaraan Ujian Nasional perdana Senin itu. “Pada saat itu amplop lembar soal yang didrop oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat terjadi kesalahan pada penamaannya. Soal yang seharusnya diberikan untuk peserta Ujian Nasional SMA, tertukar dengan amplop lembar soal Ujian Nasional SMK,” Ungkapnya.

Yang mengakibatkan sebanyak 20 siswa SMK Wirabuana terpaksa tidak bisa melangsanakan Ujian Nasional pada hari perdana untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Tidak hanya siswa SMK Wirabuana, Ucap nya, peserta Ujian Nasional susulan juga berasal dari 4 SMK dan 4 SMA lainnya di Kota Bekasi. “Totalnya ada 28 siswa SMA atau SMK di wilayah Kota Bekasi sendiri yang hari ini sedang menjalani Ujian Nasional susulan 2016,” Ungkapnya.

Menurut dia sendiri, ujian tersebut akan dilaksanakan secara manual menggunakan kertas tulis saja. Rudi juga mengatakan bahwa ada 8 peserta Ujian Nasional lainnya yang ikut serta dalam Ujian Nasional dikarenakan mereka sakit saat pelaksanaan Ujian Nasional Bahasa Indonesia hari pertama berlangsung. “8 Siswa yang mengikuti Ujian Nasional susulan akan dipusatkan di sekolah SMAN 2, Bekasi Selatan,” Ungkapnya.

Rudi juga mengatakan, nantinya hasil Ujian Nasional akan dikirim melalui Kantor Pos ke rumah masing-masing siswa untuk menghindari para siswa untuk berkonvoi dijalanan saat pengumuman hasil Ujian Nasional .Selain itu juga untuk menghindari masalah kerumuman pelajar yang bisa mengakibatkan perpecahan atau perbedaan pendapat yang bisa memicu terhadap tawuran pelajar.