1552417sean-18780x390

Nusantarapost.com- Indonesia seakan tak surut bakat bakat muda pembalap khususnya balapan mobil,setelah Rio haryanto kini Indonesia tak hanya punya satu melainkan 2 pebalap
yang akan berlaga di GP2 bersama tim Rio di GP2 Campos Racing dia adalah Muhammad Sean Gelael Dan Philo Paz Armand keduanya merupakan calon terkuat untuk mengisi slot kosong Campos Racing

Pebalap Berusia 19 tahun ini akan mulai mengikuti jejak Rio dengan berkompetisis secara penuh di gelaran GP2 2016 yang berlangsung dalam 11 seri atau 22 balapan
Sean sudah mencicipi bebeerapa kerasnya persaingan Gp2 series pada tahun 2015 meskipun tidak penuh dia sudah mencoba beberapa sirkuit yaitu Sirkuit Hungaroring (Hongaria),
Circuit de Spa-Francorchamps (Belgia), Sochi Autodrom (Rusia), Sakhir International Circuit (Bahrain), dan Yas Marina Circuit (United Arab Emirates).

“Kami telah menjalani tes pasca-musim dan pramusim di Abu Dhabi dan Jerez (Spanyol) sehingga jam terbang menjadi lebih banyak. Tahun ini, persiapan kami lebih matang.
Saya harap kami bisa bertarung untuk meraih poin,” kata Sean dalam acara makan siang Jumat (8/4/2016).

Sean akan memperkuat tim Rio di Gp2 yang bekerja sama dengan tim indonesia Jagonya ayam yakni Campos Racing bersama pebalap asal selandia baru Mitch Evans

“Tim Jagonya Ayam mendukung pebalap-pebalap muda. Sekarang, ada dua yang dari Indonesia, saya dan Philo,” ujar pebalap kelahiran 1 November 1996 itu.

“Tim ini juga mendukung pebalap yang membutuhkan kesempatan dan mungkin kekurangan dana, tetapi bertalenta seperti Antonio (Giovinazzi) dan Mitch Evans, untuk bisa berkompetisi dan memiliki peluang berlaga di F1,” tuturnya.

Pada 2016, Tim Jagonya Ayam memasuki tahun ketiganya berkiprah di ajang balap mobil Formula. Selain mensponsori tim Campos Racing, Jagonya Ayam turut mendukung
pebalap Italia, Antonio (22 tahun), yang membela tim Prema Racing, dan Philo (20), yang memperkuat tim Trident.

Giovinazzi adalah pebalap binaan Jagonya Ayam yang sudah bersama Sean sejak masih mengikuti kejuaraan karting. (Septian Tambunan)

Bisakah Sean menyamai atau bahkan lebih baik daripada pendahulunya Rio Haryanto menarik kita saksikan kiprahnya di tahun ini