Rio-Haryanto-Terancam-Cuma-Tampil-Setengah-Musim-di-F1-2016-640x426

Nusantarapost.com- Pebalap F1 asal indonesia Rio haryanto mulai berkonsentrasi untuk menatap balapan seri ketiga di F1 musim 2016 yang akan di helat sirkuit internasional Shanghai china minggu (17/4) mendatang setelah dirinya mengalami pengalaman luar biasa melihat kibaran bendera finish di F1 sekalipun dia harus puas berada di posisi ke 17

Bagi rio sirkuit shanghai merupakan sirkuit yang familiar baginya karena dirinya pernah membalap disana saat menjalani seri formula asia yang di naungi Asian Formula Renault Challenge tentunya Rio sudah hapal betul setiap belokan dan lintasan panjangnya di sirkuit ini itu akan menjadi modal penting saat dirinya akan turun bersama mobil Manor racing MRT05 nanti

“Shanghai adalah trek yang saya kenal baik, jadi saya berharap untuk membuat langkah maju pada saat balapan di sana,” kata Rio di akun facebook tim Manor, Rabu (6/4).

Pebalap asal Surakarta jawa tengah tersebut baru saja memulai debut menawannya saat mengaspal di Bahrain, dirinya sukses menyelesaikan balapan meskipun harus finish di posisi buncit yaitu 17. tapi menyelesaikan balapan di F1 bukanlah hal muda bagi seorang pebalap muda seperti Rio

“Sangat senang bisa melihat bendera finis berkibar. Sangat baik bisa memiliki balapan ini di bawah kemudi saya yang mana akan jadi pengalaman berharga untuk saya dan juga tim”.

Rio juga menuturkan akan menerapkan strategi baru di Gp china ini dia sangat bersyukur sempat finish karena itu dia bisa melihat bagaimana potensi dirinya dan mobilnya untuk di tingkatkan lagi kmampuannnya dengan finish tim Manor racing berkesempatan untuk mmenjajal ulang strategi yang di terapkan di bahrain dengan polesan polesan baru yang akan membuat Rio semakin berkembang

“Hasil ini akan memberi kami data untuk menganalisanya dan mengembangkan lagi kemampuan mobil di masa depan,” ucap Rio dikutip thecheckeredflag, seusai balapan tersebut.

Penggunaan Ban juga menjadi strategi yang patut di coba karena beberapa pembalap lain juga menerapkan strategi ban mengingat pentingnya strategi tersebut menunjang kemampuan mobilnya dia optimis bahwa dapat mengulangi kesuksesannya di GP China dengan strategi yang berbeda lagi