ketua-partai-persatuan-rakyat-pup-estonia-kristiina-ojuland-mengusulkan-_160404120543-336nusantarapost.com – Kristina Ojuland (Ketua Partai Persatuan Rakyat / PUP ) Estonia, Memberi Usul yang kurang bersahabat dengan umat muslim, ia mengusulkan Pelarangan Al-Qur’an di seluruh Estonia karena dia menganggap kitab suci umat islan tersebut memiliki sisi negatif dan kriminal.

Outland pun berharap. Al-Qur’an tidak di perbolehkan di seluruh tempat di Estonia, Bahkan orang yang memilik Al-Qur’an bakal mendapat tuntutan hukuman.

”Hari ini, sisi negatif dan kriminal dari Islam sangat kuat. Saya percaya usulan ini adalah langkah-langkah yang harus diambil untuk memastikan keselamatan rakyat Estonia, terutama anak-anak dan perempuan,” ujar Ojuland pada kantor berita di Estonia, BNS, seperti dikutip RT, Minggu (3/4).

Orang yang memiliki nama lengkap Kristina Ojuland ini juga pernah menjadi Menteri Luar Negeri estonia dari tahun 2002 sampai 2015 itu mengaku bahawa ia sangat takut dengan meningkatnya jumlah imigaran dan pengungsi dari timur tengah di Eroppa terutama di Estonia, Hal tersebut sejalan dengan keputusan petinggi-petinggi PUP itu sendiri.

”Kami memutuskan mengumpulkan informasi dari masyarakat terkait kasus-kasus kekerasan dan pelecehan (yang dilakukan migran), yang tidak terekspos oleh media,” Kata kepala PUP di Parnu, Triin Raidmets.

Pada bulan Maret tahun 2015 kemaren, setidaknya 7 pencari suaka yang datang dari Irak, Yaman, dan Suriah, datang ke Estonia. Mereka adalah bagian dari program untuk relokasi migran dan pengungsi Timur Tengah yang dikakukan Uni Eropa. Mereka ditempatkan di Ibu Kota Estonia, Tallin dan Tartu, serta mendapatkan izin bertempat tinggal selama satu tahun.

Pada 2016, negara-negara Baltic di prediksi bakal menerima 523 imigran. Negara tetangga Estonia, Latvia dan Lithuania, masing-masing disebut akan menerima 776 dan 1.105 pengungsi dari orang-orang Timur Tengah.