marshanda

Nusantarapost.com – Kisah hidup ayah Marshanda saat ini, Irwan Yusuf selaku ayah kandung Marshanda memang bertolak belakang dengan kehidupan yang ditema Marshanda. Walau sang berstatus ayah seorang artis, namun Irwan hidup selaku ayah kandung Marshanda serba kekurangan dan pas-passan.

Dalam wawancara baru-baru ini di ibu kota DKI Jakarta, pesinetron Bidadari itu menceritakan kisah sang Irwan yang sempat ditertawakan oleh banyak orang karena mengaku sebagai ayah Marshanda yang sekarang berprofesi seebagai artis.

 

“Banyak hal-hal berat yang papa sudah alami. Waktu itu papa lagi makan di warteg. Terus dia lihat aku di salah satu stasiun televisi, terus papa bilang ke orang-orang di warteg ‘anak gue tuh’. Eh, papa malah ditertawakan orang disitu” kata Marshandakepada wartawan.

Tadak ada yang percaya dengan apa yang di ucapakan Irwan. Wajar, saat itu ayah berpenampilan lusuh dan hanya makan di warteg yang sederhana. Setelah kejadian tersebut itu, Irwan pun tak mau gembar-gembor lagi dan menyebut Marshanda sebagai anaknya kandungnya.

“Gara-gara kejadian itu mungkin papa jadi enggak ngomong lagi kalau dia ayahku. Banyak yang enggak percaya, tapi papa tetap cuek saja,” tutur.Marshanda, Marshanda belum bisa mengungkap bagaimana nanti dia merawat ayahnya kandungnya. Namun, ia dan keluarga berusaha maksimal memberikan yang terbaik untuk Irwan Yusuf atau ayahnya.

“Kami masih bahas tentang di mana nanti Papa tinggal, dan ke depannya kerjaan Papa mau bagaimana. Untuk sementara waktu ini Papa masih tinggal sama keluarganya,” kata Marshanda. Marshanda mengaku ,bahwa sejak lama ayahnya selalu berganti-ganti pekerjaan. Hal tersebut yang membuat kekasih Egi John ini susah bertemu dengan ayahkandungnya.

“Senang banget ketemu Papa,  terakhir ketemu 2 tahun yang lalu. Terakhir dengar kabar 3 bulan lalu katanya sehat,  tetapi memang enggak ketemu,” kata Marshanda.

Mashanda sudah lama mengetahui kondisi,Irwan Yusuf ayahnya kacau sejak bercerai dari Riyanti Sofyan ibu nya. Termasuk kondisi ayahnya yang terpaksa tinggal di rumah yang kecil di kawasan Bangka, Jakarta Selatan.

Mengetahui kondisi ayahnya yang serba kekurangan, Marshanda mengaku kepada media bahwa sejak lama ia berniat untuk membuatkan rumah untuk ayahnya.”Aku punya keinginan dari dulu untuk belikan rumah buat Papa. Dan Kebutuhan kesehatannya juga,” kata Marshanda, kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat,saat bertemu wartawan.

Selain ia ingin memberikan tempat tinggal yang layak, dan alasan lain agar ia tak lagi kehilangan komunikasi dengan ayahnya. Karena selama ini, ayahnya suka berpindah-pindah tempat tinggal dan sering gonta-ganti nomor ponsel. Dan akibatnya sulit untuk di kontak.

“Aku sering kehilangan kontak. Sejak papa pisah sama mama sampai umur aku 15 tahun. Dan sejak itu Kehilangan kontak lagi, ketemu lagi pas aku berumur 19-20 tahun. Terus aku Kehilangan kontak lagi sampai Sienna lahir. Kadang ia suka SMS tiba-tiba, dan dia suka ganti nomer telpon juga” kata Marshanda kepada wartawan.

Setelah kini ia menjadi artis besar di Indonesia, Marshanda merasa berkewajiban membahagiakan sang ayah. “Aku sudah dewasa, dan bisa membuat papa menjadi lebih baik, insya Allah,” kata Marshanda.

“Sampai sekarang aku enggak kaget bahwa papa disebut pengemis, karena papa naik turun ekonominya memang begitu. Tapi aku senang banget bisa ketemu,” kata Marshanda.

Ayah Marshanda diamankan oleh petugas P3S Dinas Sosial Jakarta Selatan, di kawasan Bangka, Jaksel,pada hari Kamis (24/3/2016) sore hari. Irwan mengaku sudah 3 bulan berprofesi menjadi pengemis. Hal itu dilakukannya untuk menghidupi dirinya yang hancur setelah bercerai dengan ibunda Marshanda, Riyanti Sofyan.

“Aku alhamdulillah banget karena momen ini terjadi. Jadi aku punya keterlibatan, dari dulu aku mau mengurus Papa. Cuma dulu Mama aku, sayang banget kepada anak-anaknya, enggak mau anaknya punya beban hidup” ujar Marshanda saat ditemui wartawan.

Selain ada halangan dari ibunda Marshanda, Irwan Yusuf pun dahulu masih dibantu keluarga besarnya. Dengan adanya kejadian ini Marshanda sangat bersyukur bisa berdiskusi untuk bisa merawat ayahnya.

“Toh dulu keluarga Papa sangat bisa support .Seingin-inginnya aku sekarang, masih ada pihak keluarga Papa yang sudah berpuluh-puluh tahun urus sang Papa. Jadi sekarang aku harus berdiskusi dulu” kata Marshanda. Ke depannya Marshanda mempunyai niat untuk memberikan uang tiap bulan kepada sang ayah. Namun dia masih enggan bercerita berapa nomimal yang akan Marshanda berikan kepada sang ayah. “Itu sambil jalan. Dan aku enggak perlu menginfokan  sebulan berapa yang aku kasih,” ungkap Marshanda.