Bom-Lahore

Nusantarapost.com – Indonesia turut berduka tentang ledakan lahore,hal itu di katakan langsung dari Mantan gubernur DKI Jakarta yang sekarang menjadi presiden Indonesia,Dia juga mengutuk keras aksi bom bunuh diri di lahore yang menewaskan 69 orang.”Indonesia mengutuk keras serangan bom di Lahore” “Teror atas nama apapun tidak dibenarkan”ujar Jokowi.

Terjadinya bom di lahore terjadi pass manyarakat merayakan hari raya Paskah dan memenihu taman,banyak perempuan dan anak-anak yang menjadi korban.Para korban dilarikan secepatnya di rumah sakit terdekat.Kepolisian setempat memberikan keterangan bahwa kelompok Taliban Pakistan yang menjadi penanggungjawab atas semua yang terjadi di Lahore.
Seorang saksi mata memberi keterangan, bahwa sempat terjadi keributan dan banyak anak-anak terpisah dari orang tua sebelum ledakan terjadi di pintu utama taman Gulshan-e-Iqbal.dan dia mengatakan di tengah dalam perjalanan ke pasar malam mereka juga menhaku sempat terlempar ke lantai.”ketika ledakan terjadi,api begitu tinggi mencapai atas pohon dan melihat tubuh terbang di udara”warga setempat.
Ledakan bom di Lahore,pakistan,Minggu malam 27 Maret,menyisakan duka dan kenangan yang mendalam bagi korban luka dan keluarga korban.70 Orang tewas,300 lainnya terluka dengan kondisi kritis, dan pemerintah menetapkan 3 hari masa berkabung nasional untuk menghormati para korban bom di Lahore.
Sementara di Pakistan sendiri terjadi keributan.Di Kota Islamabad, pengunjuk rasa memprotes hukuman mati terhadap seseorang anggota polisi berlangsung sagat ricuh pada hari minggu waktu setempat.Polisi menembakan gas air mata ke arah pada pengunjuk rasa yang di balas dengan lemparan batu.yang memprotes hukuman terhadap seseorang polisi.
Ledakan terjadi di area parkir Taman Gulshan-e-Iqbal dekat dengan ayunan anak-anak.Taman ini sangat padat dikarenakan area populer bagi masyarakat merayakan hari Paska di Lahore.Juru bicara Taliban Ehsanullah Ehsan megatakan target bom adalah masyarakat Kristen disana.”Kami ingin mengirirm pesan PM Nawaz Sharif kalau kami sudah masuk ke Lahore”.Dia mengatakan, perdana mentri bisa melakukan hal apapun yang diinginkan untuk menghentikan mereka.”Bom bunuh diri, kami akan melanjutkan serangan”.
Sejumlah pemberontak yang mengatasnamakan Islam di Pakistan sudah lama mengincar umat kristen dan agama minoritas lain selain Islam berpuluh tahun lamanya. Banyak warga umat Kristiani menyalakan tindakan pemerintah yang saat ini tidak melakukan tindakan yang berarti untuk melindungi mereka.mereka menyebutkan, pemerintah sangat cepat mengucap belasungkawa setelah kejadian bom terjadi ,tetapi lamban atas pengabilan langkah kongkret untuk meningkatkan keamanan untuk mereka,dikutip Reuters.