ahok
Credit image: viva.co.id

nusantarapost.com – Orang paling berpengaruh di indonesia Joko Widodo atau lebih akrab di sebut Jokowi sedikit menyindir ahok (Gubernur DKI jakarta), Jokowi menyindir karena belum adanya pembangunan infrastruktrur LRT. padahal, wilayah yang lain seperti Palembang dan Bandung Raya sudah memulai pembangunan.

Jokowi menyindir Basuki Tjahja pernama (ahok) dalam rapat kabinet yang membahas Light Rail Transit (LRT) dimana rapat tersbut dihadiri beberapa menteri yang terkait. Usai rapat ahok memberi tanggapan akan sindiran tersebut.

“Kalau ini bisa beres, saya mungkin Juni sudah bisa mulai kerja nih. Tapi saya katakan mungkin baru akan kelihatan tiang itu di September,” Tanggapan Ahok.

Ahok telah mengaku, Perpres No.99 pasal 8 Sudah keluar. isi dari Perpres tersebut adalah Pihaknya boleh menunjuk langsung pelaksana pembangunan LRT itu.

“Jadi Perpres 99 pasal 8, kita minta tambahkan, mengubah dari ‘gubernur melakukan pengadaan sarana perkeretaapian’ menjadi ‘gubernur menugaskan penyelenggaraan sarana perkeretaapian ke BUMD’. Jadi kami bisa tunjuk PT MRT atau kereta api,” Lanjut Ahok.

Ahok juga menjelaskan bahwa Pemprov sudah menyerahkan uang senilai Rp4 trilian ke JakPro (BUMD DKI Jakarta.Sama halnya dengan (BUMN) yang sudah menegaskan sudah menyediakan 1 Triliun untuk kerja sama.

“Ditambah Adi Karya (BUMN) akan terkumpul, saya kira kita bisa selesaikan untuk depo. Dan depo juga di atasnya akan kita bangun apartemen, rumah susun,” Ucap Ahok.

Pada Sebelumnya, Jokowi sudah meminta supaya transportasi massa light rail transit (LRT) Cepat di bangun. Joko Widodo tidak mau ada rapat lagi tetapi Proyek belum juga dibangun.

 

“Ini sudah rapat yang ke-5 untuk LRT, jangan ada tambahan rapat lagi. Harusnya sore hari ini sudah rampung semua. Kita ingin mempercepat pembangunan LRT, baik di Jakarta di Jabodetabek di Palembang maupun Bandung Raya,” Ucap Presiden Republik Indonesia tersebut di Rapat Kabinet Terbatas yang membahas LRT di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa, 29 Maret 2016.

 

Joko Widodo Pembangunan LRT tersebut selesai pada waktu yang telah di tentukan supaya bisa terhubung dengan Moda Transportasi yang lain.

“Yang Bodetabek sudah dimulai. Jakarta nya belum. Saya nanti mohon laporan dari Gubernur (Basuki Tjahja Purnama). Palembang juga sudah dimulai dan juga yang berkaitan dengan kereta api cepat Jakarta-Bandung, sudah dimulai,” Ucap Presiden.