images (1)

nusantarapost.com– Rio Haryanto kelahiran Surakarta Pembalap F1 asal Indonesia yang masuk dalam tim Manor Racing menjalani debutnya sebagai pembalap pertama indonesia yang tampil di F1.pengalaman perdana nya di mulai di GP Australia di Sirkuit Albert Park,MInggu (20/3/2016).

Tetapi sangat di sayang kan ,Pada race Gp Australia F1 2016 di mulai.terjadi kecelakaan antara pembalap Mercedes Honda, Fernando Alonso dan pembalap haas, Esteban Gutierrez.setelah kejadian itu semua pembalap harus memasuki garasi semua.Dan setelah mobil Rio haryanto masuk garasi dia tidak mampu melanjutkan balapa.Pertualangan Rio Haryanto di pastikan berakhir di lap 17.

Rio Haryanto yang memulai start pada posisi 22 mendapat keberuntungan dan beberapa insiden ia medapatkan hak memulai balapan di posisi 18 ,naik 4 tingkat dari posisi sebelumnya.tetapi setelah kecelakan yang antara Fernando Alonso dan Esteban Gutierrez,mobil rio masuk garasi karena di temukannya problem driveline di mobil milik Rio Haryanto yang mengakibatkan pembalab asal Indonesia ini tidak dapat melajutkan balapan.

Akan tetapi, penampilan Rio dalam balapan yang digelar di Sirkuit Albert Park tersebet tetap di puji oleh Manor.Rio Hayanto yang berusia 23 tahun itu dianggap menikmati balapan debutnya di ajang paling bergengsi F1.

Di Twiiter Manor Rancing banjir dengan komentar dari netizen Indonesia ,yang berisi kekecewaan atas kerusakan mobil yang di kendarai Rio Haryanto pada balapan F1 2016.

 

images

Di Jumpa Piers Hunnisett .Manajer Rio Haryanto membeberkan masalah utama yang menyebabkan mobil Manor Racing MRT05 yang di kendarai Rio Haryanto tidak bisa melaju hingga berjalan nya balapan selesai.

Kerusakan pada gearbox .Gearbox sendiri merupan suatu alat khusus yang diperlukan untuk menyesuaikan daya atau torsi (momen/daya) dari motor yang mampu mengubah tenaga motor menjadi lebih besar.Gearbox yang berada di mobil Rio Haryanto itu tidak bekerja dengan semestinya.

Hasil nya tim teknis Maanor Racing terpaksa memutuskan utuk menghentikan Balapan Rio Haryanto.Piers yang menemani Rio Haryanto merasa tidak yakin Manor Racing bakal mencari kerusakan lain yang menyebabkan Rio tidak dapat melanjutkan balapan “Saya tidak yakin tim bakal menginvestigasi lebih jauh. Sebab, tim hanya mengganti bagian yang rusaknya saja”kata piers

Ketidak beruntungan seperti mengikuti langkah Rio Haryanto di debut balapan F1 2016.Saat peetama kali menguji MRT05 pada 24 Februari lalu,Rio Haryanto tak bisa mengontrol mobilnya sehingga melintir keluar lintasan di Sirkuit KAtalunya,Barcelona.dan di hari kedau pada 25 februari Rio haryanto menabrak pembatas di Sirkuit Katalunya ,mobil MRT05 yang di kendarai penyok dan harus dibuat sasis baru.

Di tes pramusim kedua 1 Maret lalu mobil Rio Haryanto mengalami kebocoran oli pada mobil yang ia kendarai.Dan sebelum menyudahi tes di sirkuit Katalunya pada 4 maret lalu ,mengalami kerusakan mesin yang terpaksa tidak ikut sesi tes hingga siang hari.Dan Rio Haryanto juga gagal maksimal di karenakan di latihan tiga saat mobil Rio HAryanto menyeruduk mobil tim Haas F1 yang di kendarai Romain Grosjean,mengakibatkan Rio Haryanto terkena sanksi turun tiga grid.Dan di saat balapan berlangsung mobil Rio Haryanto kembali mengalami kerusakan driveline atau transmisi di mobil.

Usai gagal finis di balapan F1 Grand Prix Australia, Rio Haryanto menatap balapan GP Bahrain dengan positif. Rio Haryanto kecewa, karena debutnya tak berjalan mulus setelah terhenti di lap ke-17 akibat kerusakan yang di alami oleh mobil yang dia kendarai.

Rio Haryanto merasa sangat optimistis dapat menjalani balapan F1 pertama 2016 dengan hasil yang lebih baik. Dia merasa telah memulai kerjasama dengan baik dengan tim Manor Racing dan sebelum kerusakan mobil, semuanya berjalan bagus.Akan tetapi takdir berkata lain.

“Saya benar-benar positif terhadap balapan singkat saya. Saya menjalani start bagus, kecepatan yang kuat dan saya senang dengan cara saya menangani gap dengan mobil lain,” ucap Rio haryanto, Minggu (20/3/2016).

“Sejujurnya, saya kecewa tidak finis dalam balapan pertama saya, tapi saya tahu tim juga kecewa dengan apa yang terjadi. Semua orang bekerjasama dengan baik, saya yakin kami akan lebih baik di Bahrain,” papar Rio haryanto.

Rio Haryanto berkata di sepanjang akhir pekan ini ia melalui berbagai pengalaman yang sangat penting. Dia berharap balapan F1 ke 2 di Bahrain pada 3 April 2016 bakal berakhir dengan lebih baik untuk dia dan tim Manor.

“Ini akhir pekan yang campur aduk, beberapa hal positif, yang lainnya kami sadar butuh belajar. Terlepas dari masalah mobil, debut saya benar-benar spesial dan dukungan yang saya peroleh di sini luar biasa. Saya harap kami mendapat hasil lebih baik di Bahrain,” ungkapnya Rio haryanto.

Namun Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bangga dengan Rio haryanto Sebab, pembalap berusia 23 tahun itu telah mencetak sejarah baru di dunia balap jet darat paling populer di dunia.”Ini adalah sejarah pertama kali bagi Rio dan Indonesia. Saya melihat penampilan Rio hari ini sudah menunjukkan kemajuan yang luar biasa di banding pembalap lain yang sudah lebih dulu merasakan balapan F1,” kata Imam ,dan ia percaya bahwa Rio Haryanto mampu malaksanakan balapan di seri kedua F1 yang berlangsung tanggal 3 April 2016,dan bukan hanya itu Imam terus memberi dukungan kepada Rio Haryanto.

Rahasia Rio Haryanto tetap optimis di karenakan Dia pernah mencetak sejarah di Bahrain ,pada hari pertama Rio mampu menduduki posisi runner up meski harus Start dari urutan 12 .Dan di hari selanjutnya pada kategori Sprint Race, Rio jadi yang tercepat dengan cacatan 23 lap dengan waktu 41 menit 35,490 detik.