kencing batuNusantarapost.com – Buang air kecil dengan posisi berdiri memang sudah menjadi hal yang biasa bagi kaum laki-laki. Sebenarnya dalam masalah etika kencing dengan posisi berdiri juga kuarang bagus. Apalagi dilakukan ditempat-tempat umum yang seharusnya tidak diperbolehkan untuk dikencingi. Selain tidak etis kencing di tempat umum juga bisa mengotori tempat yang seharusnya bebas dari kotoran manusia. Namun nampaknya masyarakat yang sudah terlanjur terbiasa buang air kecil di tempat umum tidak menghiraukan hal tersebut dengan alasan ‘kebelet’.

Namun di toilet-toilet umum, sarana untuk buang air kecil untuk laki-laki juga tersedia dalam posisi menggantung di dinding. hal ini yang membuat kaum laki-laki terpaksa harus buang hajat dengan cara yyang tidak etis tersebut.

Tapi tahukah anda jika buang air kecil dengan cara berdiri dapat menyebabkan berbagai masalah dalam tubuh kita. Salah satunya adalah kencing batu. Kenapa bisa demikian ? Ya saat orang melakukan kencing dengan berdiri, terjadi stasis atau pengendapan air seni didalam kandung kemih yang menyebabkan konsentratnya mengendap. Dan endapan tersebut tersusun untuk membentuk batu kandung kemih. Oleh karena itu para pakar kesehatan menganjurkan buang air kecil dengan berjongkok. Manfaatnya adalah sebagai berikut :

  1. Aliran air kencing akan lebih baik dan lebih sehat. Saat jongkok posisi kandung kemih akan tertekan dan mengakibatkan semua air seni akan keluar dari tubuh tanpa tersisa. Dan usahakan untuk batuk-batuk kecil atau ‘dehem’ untuk membantu menuntaskan air seni dari dalam tubuh.
  2. Gas perut ikut keluar. Berkat tekanan di perut pada saat jongkok, gas di perut juga ikut keluar (kentut). Ini sama dengan membuang sisa metabolisme. Kalau buang air kecil sambil berdiri, gas tidak ikut keluar.
  3. Dengan tuntasnya air seni dan gas yang ada didalam perut dan kandung kemih, maka tidak ada penumpukan sisa kotoran air seni yyang enyebabkan terjadinya penggumpalan kencing batu.

Hal ini memang terlihat sepele namun hal ini bisa menghindarkan anda dari penyakit yang beresiko tinggi. Ingat ya terutama bagi kaum laki-laki ! 🙂