program angkutan motor gratis untuk mudik
program angkutan motor gratis untuk mudik

Nusantarapost.com – Kementrian Perhubungan RI telah membuat program angkutan motor gratis bagi para masyarakat yang mau mudik kekampung halaman. Informasi trakhir hari ini untuk kuota angkutan motor gratis ini masih tersisa.

Kemenhub juga menegaskan bahwa program ini untuk dikhususkan untuk para masyarakat yang ingin mudik dengan anggkutan umum namun ingin memakai kendaraan motor dikampung halaman.

Dari informasi yang disampaikan Kemenhub pendaftaran terakhir program ini jatuh pada hari Rabu 8/7/2015, Sedangkan transportasi yang digunakan untuk menggangkut motor keberbagai kota ini menggunakan mode truk, kereta api dan kapal laut.

Data yang dirilis oleh Kemenhub hari Senin (6/7), Untuk kuota menggunakan truk arus mudik masih tersisa 11 kota sepeda motor. sementara untuk arus baliknya sudah full. Untuk mode kereta masih ada kuota 341 sepeda motor khusus arus mudak sedangkan arus balinya masih tersisa 794 sepeda motor. sementara menggunakan kapal laut masih ada jatah 1.148 motor arus mudik dan 1.590 motor untuk arus baliknya.

Info Lebaran 2015
Info Lebaran 2015

Masyarakat dihimbau untuk menggunakan dan memanfaatkan program Kemenhub ini untuk berbagai Kota. Tujuan program angkutan motor gratis untuk mudik menggunakan bus dan truk diantaranya kota Tegal, Purwokerto, Kebumen, Wonosobo, Magelang, Yogyakarta, Solo dan Wonogiri. Arus balik moda darat melayani rute Solo-Jakarta dan Yogyakarta-Jakarta. Untuk kota tujuan angkutan gratis menggunakan kapal laut adalah kota Semarang dan Surabaya untuk arus mudik dan balik. Untuk moda kereta api, stasiun tujuannya adalah stasiun Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Kroya, Kutoarjo, Lempunyangan dan Solo Jebres.

Untuk pendaftaran program ini, sobat bisa datang ke Gedung Cipta Kantor Pusat Kementrian Perhubungan. Alamatnya di Jl. Medan Merdeka Barat No. 8, Jakarta. Jadwal pendaftaran dilangsungkan mulai pukul 08.30-15.00 untuk hari Senin-Kamis. Bawalah SIM C, STNK dan KTP asli saat pendaftaran. Satu pendaftar hanya berlaku untuk satu sepeda motor saja