Ilustrasi IHSG Sumber data BKPMT Jabar Dua orang pialang mengamati pergerakan harga saham di Pojok Bursa STIMIK Likmi Jl Ir. Djuanda (Dago) Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/10). Indeks harga saham gabungan Kamis (20/10) ditutup melemah 1,7% atau 63,52 poin ke level 3.622 terseret bursa regional dan global yang mengalami koreksi.
Ilustrasi IHSG Sumber data BKPMT Jabar

Nusantarapost.com –

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melempem pada perdagangan akhir pekan Jumat (29/5). Data RTI menunjukkan indeks turun 0,40% atau 21,022 poin atau 5.2166,379 poin.

Tercatat 168 saham bergerak turun, 120 saham bergerak naik, dan 83 saham stagnan. Perdagangan akhir pekan ini melibatkan 9,1 miliar lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 10,3 triliun.

Perdagangan hari ini masih diwarnai keluarnya dana asing. Di mana aksi jual asing (foreign sell) mencapai Rp 715 miliar dan aksi beli asing (foreign buy) sebesar Rp 588 miliar.

Secara sektoral, sembilan dari 10 indeks sektoral memerah. Indeks sektoral mining memimpin pelemahan yakni turun 2,32% dan diikuti conseumers goods turun 1,06%, aneka industri turun 0,87% serta manufacture turun 0,83%. Sementara, hanya indeks sektoral infrastructure yang menghijau yakni naik 0,42%.

Di sisi lain, bursa saham Asia jutru menguat. Indeks MSCI Asia Pcific menguat 0,2% ke level 151.62 pukul 4:10 waktu Hong Kong. Sementara, Shanghai Composite turun sebesar 0,2% menjadi 4.611,75. Sumber Kontan.co.id