Prof Nasih Rektor Unair Terpilih Sumber Gambar Google Image
Prof Nasih Rektor Unair Terpilih Sumber Gambar Google Image

Nusantarapost.com – Setelah meleawati proses yang panjang akhirnya UNAIR memiliki rektor baru.

Melalui MWA Unair yaitu anggota MWA yang hadir dalam sidang tersebut antara lain Sudi silalahi (ketua), Hatta Ali, Chairul Tanjung, Mohammad Nuh, Dwi Soetjipto, Fasich, Mohamad Dikman Angsar, Frans Limahelu, Mohammad Faried, Sri Hajati, Moch Amin Alamsyah, Muh Amin, Susetiyono, Imam Prihandono, Junaidi Khotib, Widi Hidayat, Badri Munir Sukoco, Febryan Kiswanto (Presiden BEM).

“Pemilihan dilakukan secara aklamasi, dengan Menristekdikti menyumbang suara 35 persen. Setelah musyawarah mufakat, maka Prof Nasih pun terpilih sebagai Rektor Unair,” kata Sudi Silalahi Ketua MWA Unair.

Kepada carek yang tidak terpilih menjadi rektor, MWA menawarkan untuk menjadi wakil rektor. “Keduanya setuju, nanti pemilihan posisinya menjadi otoritas rektor,” kata Sudi Silalahi yang juga merupakan mantan Mensesneg.

Sementara, Prof Muhamad Nasir Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi sebagai anggota MWA diwakili Patdono Suwignjo selaku Sekretaris Ditjen Dikti Kemenristekdikti.

Setelah paparan, ketiga calon rektor menunggu pengumuman di ruang sekretariat Panitia Seleksi Calon Rektor (PSCR). Selanjutnya, ketiga carek dipanggil ke ruang sidang pleno pukul 15.45 WIB dan akhirnya Ketua MWA Sudi Silalahi mengumumkan rektor terpilih kepada pers.

Prof Dr Moh Nasih Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya terpilih secara aklamasi menjadi rektor oleh 19 dari 21 anggota Majelis Wali Amanah (MWA) Unair, Jumat (29/5/2015).

“Sidang MWA berlangsung secara tertutup di ruang sidang pleno Rektorat Unair mulai pukul 14.20 WIB yang diawali dengan paparan visi dan misi ketiga calon rektor yang masing-masing 10 menit,” ujar Dr MG Bagus Ani Putra Kepala Pusat Humas dan Informasi (PIH) Unair.
Dua orang dari 21 orang anggota MWA tidak hadir dalam sidang tertutup paparan tiga calon rektor Prof dr Djoko Santoso (FK), Prof Nasih (FEB), dan Dr Umi Athiyah (FF) itu. Dua anggota yang tidak hadir adalah Triyono Wibowo dan Mahmudin Yasin.

Sementara, Prof Muhamad Nasir Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi sebagai anggota MWA diwakili Patdono Suwignjo selaku Sekretaris Ditjen Dikti Kemenristekdikti.