Wakil Presiden Jusuf Kalla
Wakil Presiden Jusuf Kalla

Nusantarapost.com – Kabar beredarnya beras plastik membuat banyak kalangan resah, berita ini berhembus melalui sosial media lalu dikuatkan dengan beberapa unggahan video oleh masyarakat terkait dengan kabar penyebaran beras plastik yang sudah masuk di Indonesia.

Perbedaan hasil pengujian laboraturium yang dilakukan oleh PT. Sucofindo akhirnya tidak terbukti, setelah diminta untuk menguji ulang sampel dari beras tersebut, pihak PT. Sucofindo akhirnya tidak menemukan unsur plastik dalam beras tersebut atau dikatakan negatif.

Pemerintah melalui Wakil Presiden Republik Indonesia JK menyatarakan bahwa penyebar isu beras plastik merupakan oknum yang tidak bertanggung jawab.

Menurutnya pihak yang menyebarkan berita sebelum diuji kebenarannya yang dapat membuat masyarakat resah harus diproses secara hukum. Hal ini menghindari semakin menyebarnya berita tentang penyebaran beras plastik yang terjadi di Indonesia.

“Siapa pun yang memberikan informasi yang meresahkan masyarakat tentu harus diperiksa karena ini memang meresahkan secara nasional kan, (jadi) harus diperiksa,” kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Dengan latar belakang pedagang sekalipun, Kalla menilai, penyebar isu yang meresahkan semacam itu tetap bisa diproses secara hukum. Kalla yakin, tidak ada beras mengandung plastik yang beredar di pasaran.