Microsoft Akan Hentikan Bisnis Smartphone, Benarkah?

235

Sumber : Google

Nusantarapost.com Kabar mengejutkan kini datang dari raksasa teknologi terkemuka yaitu Microsoft. Menurut rumor yang saat ini santer terdengar di Beijing, menyebutkan bahwa perusahaan terkemuka besutan Bill Gates ini akan menghentikan divisi dan lisensi nama Nokia setelah menjual sebanyak 15 juta smartphone garapannya saat kuartal pertama di tahun 2016 ini.

Lihat Juga : Nokia Siap Kembali ke Pasar Smartphone dan Tablet Bersama HMD

Diketahui dari ketentuan akuisis Nokia Devices dan Jasa kesepakatan yang ditutup pada tahun 2014, Microsoft telah memiliki hak akses untuk dapat memakai nama Nokia untuk smartphone yang mereka buat hingga nanti di tahun 2024.

Terdapat pula rumor yang sama, dimana menyebutkan apabila sesudah menutup kelompok feature phonenya tersebut, bagian yang masih tersissa dari Microsoft Mobile nantinya akan dilimpahkan kedalam kelompok Surface. Sebagaimana dilansir dari laman Phon Arena pada Kamis, 19 Mei 2016 kemarin menyebutkan bahwa sebanyak 50 persen karyawan dari Microsoft Mobile akan diberhentikan.

Diketahui pula bahwa sebelum ini, catatan mengetahui Microsoft sudah membuat lebih banyak uang lisensi dari paten Android daripada mendapatkan dengan menjual Windows Phone.

Akan tetapi, disisi lain kesuksesan yang telah diraih oleh Surface Pro tablet telah menyebabkan penggemar Microsoft percaya bahwa Panos Panay dan timnya akan dapat datang dengan desain ponsel yang lebih baik.

Rumor yang menyatakan mengenai berhentinya Microsoft untuk membuat smartphone semakin diperkuat pula oleh adanya isu yang saat ini ramai dibicarakan, yaitu tentang Nokia yang akan hadir kembali meramaikan pasar smartphone, Nokia merupakan brand ponsel yang dulunya mengalami kejayaan begitu tinggi.

Saat ini diketahui bahawa perusahaan telepon genggam yang pernah besar namanya tersebut telah secara resmi umumkan mengenai rencananya untuk kembali kedunia jajaran ponsel dunia, dan dilaporan itu semua akan hadir dengan smartphone Android dan tablet. Langkah tersebut mencakup pembentukan perusahaan baru, Nokia kini menggandeng HMD Global, perusahaan yang berbasis di Finlandia akan dipimpin oleh Arto Nummela Sebagai CEO.

Dengan menggandeng HMD, perusahaan ini nantinya akan mengambil tempat untuk menjadi dewan direksi HMD, dan akan menetapkan standar kinerja dan persyaratan. Nanti, kedepannya perangkat terbaru Nokia, ingin ciptakan handset berkualitas, dari segi inovasi, kualitas, dan desain. HMD persiapkan $500juta untuk pemasaran secara global selama tiga tahun ke depan, dan untuk menghidupkan nama Nokia setelah setahun relatif tidak aktif.

Disamping itu, adapun perusahaan lain FIH Mobile Limited, yang merupakan sebuah anak perusahaan dari Foxconn. Akan memperoleh hak untuk fitur Nokia dari Microsoft pada semester kedua tahun ini sebesar $350juta. Hal ini juga termasuk Microsoft Mobile Vietnam, bersama dengan 4500 karyawannya bertanggung jawab untuk pembuatan smartphone Nokia mendatang.

Share.