Niantic : Akun Pokemon GO Kena Blokir, Jangan Protes di Sosmed!

Niantic : Akun Pokemon GO Kena Blokir, Jangan Protes di Sosmed!
Nusantarapost.com Selaku pembuat game fenomenal saat ini yaitu Pokemon GO, Niantic Labs pun kini sudah mulai melakukan pemblokiran akun game Pokemon GO milik para pemain yang berlaku curang dalam game ini secara permanen. Kecurangan tersebut bisa berupa memanfaatkan metode curang seperti lewat bot atau emulator untuk dapat berkiprah di game mobile yang memiliki popularitas tinggi ini.

Karena dianggap merugikan, maka akun yang berindikasi melakukan kecurangan tersebut akhirnya diblokir oleh pihak Niantic Labs. Pemblokiran tersebut ditujukan untuk memberikan rasa kapok terhadap para pemain karena sebelumnya ancaman Niantic yang memblokir akun pemain curang hanya sementara tidak digubris akhirnya Niantic pun memberlakukan pemblokiran secara permanen.

Walaupun khusus untuk memberikan rasa kapok terhadap mereka yang memang melanggar aturan main game Pokemon GO ini, tentu saja tetap ada kemungkinan pemain jujur atau tidak curang yang menjadi korban pemblokiran dari pihak Niantic ini.

Karena hal demikianlah maka Niantic pun kini telah menyediakan sebuah laman khusus untuk para penggemarnya yang dapat dijadikan sebagai tempat mengajukan aduan atau protes apabila terjadi pemblokiran akun game Pokemon GO yang menurut para pemain salah sasaran, sebagaimana dilansir dari laman SlashGear pada Senin, 15 Agustus 2016 kemarin.

“Kalau Anda yakin bahwa akun Anda telah menjadi korban salah blokir, Anda bisa mengajukan banding lewat form ini. Untuk alasan privasi, jangan ajukan protes di media sosial,” tulis Niantic dalam laman tersebut.

Di dalam pernyataan tersebut juga sudah dijelaskan berbagai macam alasan mengenai mengapa akun Pokemon GO pemain yang mungkin berlaku jujur dalam bermain bisa diblokir. Sebab-sebabnya antara lain yang dapat menyebabkan terjadinya pemblokiran misalnya seperti pemain terindikasi memalsukan lokasi, memakai emulator atau software yang telah dimodifikasi sebelumnya atau mengakses client Pokemon GO melalui aplikasi dari pihak ketiga.

Sampai saat ini masih belum diketahui informasi apakah pengajua protes secara resmi tersebut dapat memang benar-benar bisa membuka pemblokiran atau tidak. Apabila memang iya, belum jelas pula berapa lama waktu yang diberikan Niantic untuk dapat melakukan evaluasi terhadap pemblokiran tersebut.

Diketahui bahwa belakangan ini, rupanya Niantic sedang disibukkan dengan “kucing-kucingan” kepada para programmer di jagat dunia maya. Kedua pihak sama-sama sibuk memutar otak mereka. Di satu sisi, para programmer mencari cara untuk dapat melakukan kecurangan pada game Pokemon GO tersebut, sementara disisi lain Niantic sedang berjuang mati-matian untuk dapat menutupi celah kelemahan tersebut.

Pada pekan lalu, penyedot bot Pokemon GO yaitu NecroBot, tiba-tiba menutup layanannya serta menarik semua source code dan file download. Sebelum itu para pembuat software pihak ketiga seprti PokeScanner dan PokeRadar telah lebih dahulu hengkang.

Share.