Kemkominfo Tegaskan Tidak Akan Blokir Pokemon Go, Tapi Pemain Harus Waspada

Kemkominfo Tegaskan Tidak Akan Blokir Pokemon Go, Tapi Pemain Harus Waspada
Nusantarapost.comĀ Dengan adanya beberapa aduan tak sedap mengenai game Pokemon GO yang baru saja dirilis oleh Nintendo dan Niantic maka lantas saja game tersebut membuat berbagai pihak resah tak terkecuali juga pemerintah. Sebelumnya sempat beredar kabar bahkan bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan melakukan pemblokiran pada game Pokemon GO d Indonesia apabila terbukti bahwa game ini ternyata melanggar peraturan yang berlaku.

Akan tetapi, kini Ismail Cawidu selaku Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kemkominfo menegaskan bahwa permainan Pokemon GO tidak akan diblokir oleh pemerintah untuk Indonesia, hal tersebut dikarenai setelah dilakukan pemeriksaan terhadap game ini tidak ditemukan adanya suatu pelanggaran dari segi apapun, sehingga tidak perlu dilakukan pemblokiran terhadap game yang saat ini sedang marak tersebut.

“Kami sudah melakukan pengawasan terhadap permainan ini, hasilnya tidak ada sesuatu yang dilanggar dan harus dipersoalkan. Permainan ini adalah hasil kreativitas yang harus disuport, jadi Kominfo tidak akan melakukan pemblokiran,” ujar Ismail Cawidu

Akan tetapi, disamping itu meskipun pemerintah tidak akan memblokir game Pokemon Go, tetap saja masyarakat khususnya kepada para pemain tetap diberi imbauan terhadap permainan ini. Masyarakat diminta hati-hati ketika bermain Pokemon GO. Tetap memperhatikan situasi sekeliling, tidak main saat berkendara dan tidak menerobos pekarangan orang lain.

“Dalam memainkan game ini, hendaknya kita lebih aware pada lingkungan sekitar. Kita juga mendukung imbauan polisi supaya dalam memainkannya lebih berhati-hati dan memperhatikan hak orang lain,” imbuhnya.

Ismail sebenarnya menaruh khawatir pda para pemain yang karena terlalu asyik dan serunya mereka bermain dan berburu Pokemon dalam game ini, pemain justru mengabaikan keselamatan dirinya, akhirnya menjadi korban kecelakaan dan kejahatan karena game tersebut.

“Yang dikhawatirkan itu saja. Sementara dari sisi konten, tidak ada yang dilanggar oleh game Pokemon Go,” tegasnya.

Diketahui, sejak diluncurkan beberapa waktu lalu, Pokemon GO kini sudah menjadi ‘virus’ di jagat game. Meski demikian, ada beberapa hal yang membuat Pokemon GO menjadi bumerang bagi penggunanya.

Diantaranya, aplikasi palsu bertebaran. Sebab file APK yang diunduh di situs pihak ketiga menjadi mudah disusupi program jahat. APK yang telah diunduh diduga mengandung malware jahat.

Share.