Inilah Fitur Baru Snapchat Singgung Orang Asia

Inilah Fitur Baru Snapchat Singgung Orang Asia
Nusantarapost.com Belum lama ini aplikasi sosial media Snapchat kembali mendapat sebuah kabar tidak sedap yang datang dari tudingan para netizen untuk Snapchat. Tudingan tersebut mengarah pada fitur baru Snpachat yaitu sebuah filter terbarunya yang dituding menyinggung rasis warga Asia.

Filter terbaru yang dihadirkan oleh Snapchat ini, dianggap rasis karena menyinggung stereotip fisik yang boasanya ada pada orang Asia.

Sebuah filter yang bisa memungkinkan penggunanya dapat mengubah warna kulit mereka menjadi lebih cerah dan lembut, dengan corak sedikit kekuning-kuningan khas warga Asia. Bentuk wajahnya pun juga berubah menjadi bulat dan mata bergaya anime, pipi lebar dan tawa menyeringai menyusul kehebohan di Internet yang menyebutnya menghina orang Asia sehingga mendapat sambutan negatif dari Netizen kebanyakan.

Bahkan tak sedikit dari Netizen tersebut juga kemudian mengeluarkan bentuk protes mereka melalui Twitter. Ada diantara salah satu akun Netizen ini juga sempat menyebutkan apabila filter baru Snapchat ini merupakan yang paling rasis.

Seperti yang dikutip Antara pada Kamis (11/8), Snapchat menghapus filter tersebut setelah merilisnya Selasa (9/8), memicu kekhawatiran fitur terbaru itu menghina dan rasis.

Snapchat mengatakan filter tersebut dimaksudkan untuk membuat karakter kartun terlihat lucu dan berjanji tidak akan mengeluarkannya lagi.

“Snapchat memvirtualkan wajah kuning tanpa memikirkan dampaknya terhadap orang Asia Timur,” demikian pesan dari akun @brtnyle di Twitter.

“Ini mengecewakan entah itu disengaja atau tidak.”

Menghadapi hal demikian, Snapchat langsung bergerak cepat untuk meredakan kemarahan Netizen. Pihak Snapchat akhirnya menark filter tersebut untu memperbaiki situasi. Dalam pernyataan yang diutarakannya, filter ini awalnya terinspirasi dari suatu anime itu telah kadaluarsa dan tak akan dimasukkan lagi dalam layanan Snapchat ini.

“Lenses dibuat untuk membuat hal menyenangkan dan bukannya untuk menyinggung (pihak tertentu),” ujar Snapchat seperti dikutip dari laman The Guardian, Jumat (12/8/2016).

Pada dasarnya, tudingan seperti ini bukan hal pertama yang didapatkan dalam layanan media sosial tersebut, diketahui bahwa sebelumnya Snapchat juga telah mendapatkan tudingan yang sama,

Sebelumnya, perusahaan yang dipimpin Evan Spiegel itu sempat mengeluarkan filter khusus Bob Marley.

Dari filter itu, pengguna Snapchat dimungkinkan menggabungkan wajahnya dengan gambar dari penyanyi reggae tersebut. Fitur itu sudah termasuk rambut bergaya dreadlock.

Akan tetapi pada kenyataannya tak semua orang setuju dengan hadirnya lensa tersebut. Banyak di antaranya merasa itu menyinggung kelompok tertentu. Terlebih, filter itu seakan lebih menekankan hubungan Marley dengan ganja ketimbang warisan musiknya.

Share.